Atlet Indonesia Lintang Cahyani dan Widia Pujiyanti Terhenti di Bern Climbing 2023

Minggu, 06 Agustus 2023 - 15:47 WIB
loading...
Atlet Indonesia Lintang...
Widia Fujiyanti dalam salah satu aksinya katagori boulder di Bern Climbing 2023. Foto: Dewi Cahyaningrum
A A A
BERN - Harapan Lintang Cahyani Sukma dan Widia Pujiyanti untuk berkompetisi di Olimpiade Paris 2024 terpaksa tertunda. Penampilan dua atlet panjat tebing Indonesia dalam ajang Bern Climbing 2023 tidak berlangsung sesuai dengan ekspektasi. Sebaliknya, tiket mereka untuk menuju Paris 2024 harus menghadapi tantangan, karena keduanya bahkan tersingkir pada babak penyisihan kategori boulder.

Peringkat Lintang berada di urutan 104, sedangkan Fujiyanti berada di urutan 102. Kedua peringkat ini tentu tidak diharapkan, terutama mengingat jumlah peserta dalam kategori boulder hanya sejumlah 109 orang.

Liputan langsung SINDOnews mengungkapkan bahwa keduanya sering mengalami kesulitan, bahkan beberapa kali gagal mencatatkan skor di beberapa dinding boulder di Curling Hall Bern, Swiss, Kamis (3/8/2023).

"Memang kondisi di kelas ini sangat berat," ungkap seorang perwakilan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia. Meskipun demikian, kekalahan telak ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk masa depan. "Mengingat usia mereka yang masih muda, mereka memiliki banyak waktu untuk memperbaiki performa," tambahnya.

Widya, atlet panjat tebing asal DKI Jakarta, saat ini berusia 24 tahun. Sementara itu, Lintang, yang berasal dari Yogyakarta, baru saja genap berusia 18 tahun. "Jika pada tahun 2024 mereka tidak berhasil meraih tiket ke Paris, mereka masih memiliki peluang di Olimpiade 2028," sambungnya.

Widya dan Lintang tetap memiliki peluang untuk meraih tiket ke Paris jika mampu meraih medali emas atau perak dalam ajang tingkat Asia yang akan diadakan di Jakarta pada bulan November mendatang.

Gelar juara dalam kategori boulder di Bern berhasil diraih oleh Janja Garnbret. Sejak babak penyisihan, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2021 ini tampil mengesankan. Prestasinya juga terlihat pada babak semifinal, dan tentu saja pada final di Post Finance Arena, Bern, Swiss. Janja menunjukkan keberanian dengan melompat untuk mencapai puncak boulder.

Janja, yang juga dikenal karena pendekatan tidak percaya pada diet ekstrim yang ketat, sesuai dengan isu yang sedang hangat dalam cabang olahraga ini, membuktikan bahwa menjadi juara tidak hanya melulu mengenai diet ketat. "Dengan diet yang ekstrem, tenaga juga menjadi terbatas," ungkapnya.

Dengan meraih medali emas, Janja berhak mendapatkan tiket ke Olimpiade Paris 2024. Sementara itu, tiket ke Paris berikutnya berhasil diraih oleh Oriane Bertone dari Prancis.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
Atlet Berkuda Nusrtdinov...
Atlet Berkuda Nusrtdinov Zayan Fatih Kibarkan Merah Putih di Tashkent
Menpora Dukung FPTI...
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta demi Keadilan Atlet Korban Pelecehan
Kasus Panjat Tebing...
Kasus Panjat Tebing Belum Tuntas, Atlet Kickboxing Indonesia Curhat Jadi Korban Pelecehan Seksual
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Special Bola
Menteri Keamanan AS...
Bola Dunia
Menteri Keamanan AS Joget Kegirangan Setelah Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Sambut Musim Baru, Persebaya...
Liga Indonesia
Sambut Musim Baru, Persebaya Perketat Pemeriksaan Medis
Kisah Pilu Istri dan...
Bola Dunia
Kisah Pilu Istri dan Anak Pesepakbola Argentina yang Jadi Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Rekomendasi
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved