alexametrics

Tujuan Vitaly Bigdash Menang Lawan Aung La

loading...
Tujuan Vitaly Bigdash Menang Lawan Aung La
Rasa percaya diri Vitaly Bigdash semakin tinggi jelang duel mempertahankan gelar juara dunia kelas menengah ONE Championship untuk pertama kalinya melawan Aung La N Sang / Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Rasa percaya diri Vitaly Bigdash semakin tinggi jelang duel mempertahankan gelar juara dunia kelas menengah ONE Championship untuk pertama kalinya melawan Aung La N Sang. Pertarungan final lima ronde itu akan berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada 14 Januari 2017 mendatang.

Bigdash awalnya dijadwalkan untuk mempertahankan gelarnya pertama kali melawan Marcin Prachnio. Sayangnya petarung asal Polandia terpaksa mengundurkan diri dari pertarungan lantaran mengalami cedera.

Aung La akhirnya mencapai kesepakatan untuk menggelar duel melawan Bigdash. Dia adalah bintang seni bela diri campuran (MMA) asal Burma di mana kariernya tengah menjulang berkat kemenangan empat laga beruntun dalam ONE Championship dan telah memenangkan tiga laga yang dilakoninya pada tahun 2016.

Artinya, Aung La bukan lawan yang enteng. Pasalnya dia telah bertarung dalam 29 laga profesional dan telah melakoni berbagai pertarungan dengan beberapa petarung kelas menengah papan atas dari seluruh dunia.

Kendati demikian, Bigdash mencoba untuk tidak terlalu mengkhawatirkan pengalaman berlimpah yang dimiliki lawannya. Dia justru semakin percaya diri bahwa ia dapat menjaga sabuk juara berlapis emas di pinggangnya.

"Aung La adalah seorang petarung yang berpengalaman, tapi ia juga telah mengalami kekalahan di masa lalu. Saat ini saya tak terkalahkan. Pola pikir saya jauh berbeda dibanding dia. Saya datang ke laga ini dengan satu hal dalam pikiran saya, yaitu untuk menang. Dia tahu rasanya kalah, dan akan merasakannya lagi," ujar Bigdash dalam rilis yang diterima SINDOnews, Senin (9/1/2017).

Bigdash yang dikenal sebagai finisher cepat, memiliki empat kemenangan KO dan empat kemenangan dengan lawan yang menyerah. "Saya siap untuk meladeni dia. Saya tidak keberatan jika ia ingin menyerang ataupun bergulat di matras sepanjang lima ronde. Saya siap dimanapun pertarungan berlangsung," tegasnya.

"Saya telah menunggu lama untuk hal ini. Saya berharap laga mempertahankan gelar yang pertama ini sebagai momen menyenangkan dalam karier saya. Saya merasa bahwa sesuatu yang istimewa akan terjadi," tutupnya.
(sha)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak