Sang Bos Akui Tahun Ini Ferrari Tak Kompetitif

Kamis, 30 Juli 2020 - 15:05 WIB
loading...
Sang Bos Akui Tahun...
Foto/Autosport
A A A
ROMA - Torehan negatif di tiga seri pembuka Formula One (F1) tahun ini rupanya membuat Ferrari berpikir realistis. Sang bos John Elkann mengakui timnya tidak mungkin berada dalam posisi menang di Formula 1 sebelum perombakan regulasi pada 2022.

Elkann mengatakan ada beberapa alasan kenapa Ferrari pesimistis. Pertama, tentang tertundanya perubahan besar pada peraturan teknis yang awalnya akan diperkenalkan pada 2021 menjadi 2022 serta pemotongan biaya yang diberlakukan F1 membuat kacau rencana Ferrari.

Kedua, konsep desain mobil Ferrari SF1000 musim ini yang dianggap Elkann sebagai sebuah kesalahan besar. Dengan ruang lingkup pengembangan terbatas untuk tahun berikutnya, Ferrari kemungkinan bakal menggunakan mobil yang sama pada tahun 2021. (Baca: Jet Darat SF1000 Dianggap Tak Kompetitif, Vettel Mulai Pesimistis)

“Kami memiliki serangkaian kelemahan struktural yang telah ada selama beberapa waktu dalam aerodinamika dan dinamika kendaraan. Kami juga kehilangan tenaga mesin. Kenyataannya adalah mobil kami tidak kompetitif. Anda melihatnya di lintasan dan Anda akan melihatnya lagi,” kata Elkann, mengeluh, dilansir crash.net.

Dia kemudian minta fans bersabar dan berjanji bangkit pada 2022 mendatang. Elkann juga menyatakan tetap menaruh kepercayaan penuh terhadap Kepala Tim Mattia Binotto yang dinilai mampu membangkitkan reputasi Ferrari sebagai tim yang disegani.

Elkann juga berbicara tentang keputusan Ferrari berpisah dengan juara dunia empat kali Sebastian Vettel dengan tidak menawarkan perpanjangan kontrak dan menggantikannya dengan pembalap McLaren saat ini, Carlos Sainz, untuk 2021.

Menurutnya, Ferrari meletakkan fondasi membangun sesuatu yang penting dan abadi. Kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun yang kami berikan kepada Charles Leclerc merupakan sesuatu yang tidak pernah terjadi dalam sejarah tim Kuda Jingkrak tersebut. (Baca juga: Divonis 12 Tahun, Najib Razak Tamat)

Kepercayaan Elkann tergambar jelas dengan situasi sekarang. Saat ini, Ferrari duduk di urutan kelima dalam klasemen konstruktor setelah tiga balapan pembuka dan telah berhasil mendapatkan hasil terbaik dari posisi kedua yang diraih Leclerc di Seri Austria, 5 Juli lalu.

“Dalam 10 tahun terakhir kami memiliki juara seperti (Fernando) Alonso dan Vettel yang telah menjadi juara dunia. Tentu sulit membangun sebuah siklus dan harus bersabar. Tapi, Leclerc dan Sainz akan menjadikan Maranello rumah mereka akan dekat dengan teknisi kami. Mesin baru akan lahir bersama mereka,” kata Elkann.

Rencana Ferrari membangun era baru otomatis memupus misi Vettel meniru keberhasilan pahlawan masa kecilnya, Michael Schumacher, di Ferrari yang menjadi juara dunia tujuh kali. Padahal, Vettel datang dengan catatan impresif, yakni empat gelar dunia berturut-turut di RedBull antara 2010 dan 2013. Namun, pembalap Jerman itu tidak mampu menambah gelar meskipun meraih 14 kemenangan sejak 2015.

Selain itu, tampaknya tidak mungkin bagi Vettel dapat menambah lebih banyak kemenangan sebelum meninggalkan Ferrari pada akhir musim mengingat betapa tidak kompetitifnya mobil SF1000 tahun ini. Meski demikian, Vettel tidak menyesal bergabung dengan Ferrari. (Lihat videonya: Akibat Hubungan Arus Pendek Listrik, Gudang Penyimpanan Beras Terbakar)

Pembalap yang santer diisukan bergabung dengan Racing Point atau Aston Martin musim depan tersebut merasa bangga bisa memperkuat Ferrari yang dianggap sebagai tim paling sukses di F1.

Vettel mengindikasikan akan mengerahkan kemampuan terbaik untuk Ferrari hingga akhir musim. “Saya tidak pernah menyesal. Ferrari selalu menjadi impian saya. Saya terinspirasi oleh sosok masa kecil saya, Schumacher, di mobil merah dan masih terinspirasi olehnya. Saya pikir dia adalah pembalap terbaik yang pernah ada,” tandas Vettel. (Alimansyah)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 2026 Masuk...
Formula 1 2026 Masuk Seri Kanada, Saksikan Live Streamingnya di VISION+
Antonelli Tak Terbendung,...
Antonelli Tak Terbendung, Juara F1 GP Miami 2026 dan Raih Hattrick Kemenangan
Formula 1 GP Miami 2026...
Formula 1 GP Miami 2026 Siap Digelar, Ini Jadwal dan Link Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 GP China 2026...
Formula 1 GP China 2026 Hadirkan Race Seru, Saksikan Live Streaming di VISION+
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Special Bola
Menang atas Kroasia,...
Bola Dunia
Menang atas Kroasia, Timnas Inggris Hapus Catatan Buruk Selama 24 Tahun di Piala Dunia
Imbang 1-1 di Laga Pembuka...
Bola Dunia
Imbang 1-1 di Laga Pembuka seperti Euro 2016, Timnas Portugal Juara Piala Dunia 2026?
Diejek Yel-Yel Lionel...
Bola Dunia
Diejek Yel-Yel Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Alami Malam Frustrasi Kontra Kongo di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Berita Terkini
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Saat Messi Bersinar,...
Saat Messi Bersinar, Ronaldo Justru Tenggelam
Inggris Hajar Kroasia...
Inggris Hajar Kroasia 4-2, Tuchel: Ini Bukan Identitas The Three Lions
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Portugal Mentok, Ronaldo...
Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved