alexa snippet

Tes Pramusim MotoGP 2017

Masih Tertinggal, Lorenzo Klaim Adaptasinya di Ducati Lancar

Masih Tertinggal, Lorenzo Klaim Adaptasinya di Ducati Lancar
Jorge Lorenzo menutup tes pramusim kedua musim ini dengan berada di tempat kedelapan dengan catatan waktu 1 menit 29.359 detik saat memacu Desmosedici GP17 Ducati. Foto/Crash.net
A+ A-
PHILLIP ISLAND - Sama seperti pada tes MotoGP di Valencia dan Malaysia, Jorge Lorenzo masih tertinggal dari para rival ketika melakoni tes di Australia. Namun, pembalap baru Ducati mengklaim proses adaptasinya berjalan mulus.

Lorenzo menutup tes pramusim kedua musim ini dengan berada di tempat kedelapan. Memacu Desmosedici GP17, rider yang diboyong Ducati dari Yamaha itu mencatat waktu 1 menit 29.359 detik.

Catatan waktu Lorenzo sejatinya masih tertinggal dari rider top lainnya seperti Maverick Vinales (Movistar Yamaha) dan Marc Marquez (Repsol Honda). Hasil tersebut seolah mengulangi apa yang dicapainya pada tes pramusim di Valencia dan Malaysia beberapa waktu lalu. (Baca Juga: Aksi Vinales Asapi Duo Repsol Tutup Tes Terakhir di Phillip Island)

Lorenzo tinggal punya persiapan sekali lagi sebelum seri perdana MotoGP digelar. Pembalap Spanyol bakal mengikuti tes di Qatar, 10-12 Maret mendatang, sepekan sebelum seri pembuka musim digelar di lokasi yang sama.

Mepetnya waktu persiapan rupanya tidak membuat Lorenzo khawatir. Juara dunia MotoGP tiga kali itu menilai sejauh ini proses adaptasinya berjalan lancar dengan catatan beberapa hal sudah berhasil dicapai.

"Tujuan saya adalah meningkatkan perasaan dan pemahaman soal motor sedikit demi sedikit menjadi total dan saya bisa meraihnya," klaim Lorenzo seperti dikutip dari Crash, Jumat (17/2/2017).

"Tujuan saya bisa mencatat waktu 1 menit 29 detik dengan konsisten, kami juga bisa melakukannya, kami membuat banyak putaran dengan waktu di bawah 1 menit 30 detik. Hari ini hari yang bagus. Kami sudah tahu kurang lebihnya apa saja yang mesti dikembangkan lagi agar motor ini semakin komplet," sambungnya.

"Dan tentunya kami punya banyak waktu untuk bisa membuat motor kami mengeluarkan kemampuan maksimal. Mungkin di trek lain atau keadaan yang berbeda, lebih banyak cengkraman, ban lainnya, semua bisa memberi hasil yang berbeda ketimbang di sini. Jadi kami mesti positif menilai hari ini," jelasnya.

Lorenzo percaya, dirinya bisa memberi hasil yang lebih baik saat mengikuti tes di Qatar. Alasannya, trek Sirkuit Losail cukup bersahabat dengan motor Ducati sejauh ini.

"Semua bisa terjadi di Qatar. Di Sepang (Malaysia), itu lebih mudah ketimbang di sini di mana kami punya kesulitan sampai kami punya ban baru, yang memberi kami cengkraman lebih baik dan mengurangi setengah masalah kami. Di Qatar dengan menggunakan ban bertipe soft dan secara teori trek bagus untuk Ducati, kami bakal bersaing," tegasnya.

Tapi Lorenzo belum yakin bisa bersaing merebut kemenangan. Alasan utamanya tentu pesaing seperti Vinales dan Marquez sudah mulai menemukan pengaturan yang pas pada tunggangannya masing-masing.

"Saya tidak tahu apakah itu sudah cukup untuk bersaing merebut kemenangan sebab terlalu cepat menyimpulkan sementara para rival sudah membuat langkah yang sangat besar, seperti Vinales dan Marquez dari Yamaha dan Honda. Ditambah, kami belum punya winglet sejak tahun lalu, tapi saya percaya hal ini akan berjalan lebik baik kedepannya," tutup rider berusia 29 tahun tersebut. (Baca Juga: Rossi Tak Senang Lihat Hasil Tes di Phillip Island)



(mir)
loading gif
Top