Pelatih Anyar Arema FC Bicara Dampak Tragedi Kanjuruhan: Mental dan Fisik Pemain Berubah!
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 04:04 WIB
loading...
Pelatih Arema FC Fernando Valente (Avirista Midaada / MPI)
A
A
A
MALANG - Fernando Valente, pelatih baru Arema FC, mengakui timnya menghadapi tantangan yang tak mudah setelah tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang. Kini, Arema FC harus bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, dalam Liga 1.
"Kami mengalami masalah serius setelah tragedi Kanjuruhan, jujur, itu tidaklah mudah. Itulah sebabnya saya memilih pendekatan bertahap," ujar Fernando Valente pada Rabu (23/8/2023) dalam konferensi pers di Stadion Gajayana, Malang.
Fernando juga mengakui bahwa pertandingan di luar kandang cukup menguras energi. Pemain harus bepergian dari Malang ke Bali, dengan jadwal pertandingan yang padat. Ini menjadi fokusnya dalam mencari solusi.
"Perjalanan selama 7 hari tanpa istirahat menjadi tantangan besar bagi fisik pemain. Ini bukan pekerjaan dalam 7 hari saja," ungkap pelatih berusia 64 tahun ini.
Baca Juga: Profil Fernando Valente, Pelatih Baru Arema FC
Dia berkomitmen untuk mencari solusi dan strategi pelatihan baru agar setiap pemain dapat meningkatkan performanya. Tujuannya adalah menghadirkan ide-ide yang bisa dimengerti oleh tim dan memberikan keunggulan dalam performa keseluruhan tim.
"Saya berusaha memberikan yang terbaik kepada para pendukung. Semua ingin menang. Pengalaman saya di Cina dan Ukraina mengajarkan saya untuk menciptakan sesuatu yang berbeda. Ini bukan hanya soal uang, manajemen mengerti hal itu," jelasnya.
"Kami mengalami masalah serius setelah tragedi Kanjuruhan, jujur, itu tidaklah mudah. Itulah sebabnya saya memilih pendekatan bertahap," ujar Fernando Valente pada Rabu (23/8/2023) dalam konferensi pers di Stadion Gajayana, Malang.
Fernando juga mengakui bahwa pertandingan di luar kandang cukup menguras energi. Pemain harus bepergian dari Malang ke Bali, dengan jadwal pertandingan yang padat. Ini menjadi fokusnya dalam mencari solusi.
"Perjalanan selama 7 hari tanpa istirahat menjadi tantangan besar bagi fisik pemain. Ini bukan pekerjaan dalam 7 hari saja," ungkap pelatih berusia 64 tahun ini.
Baca Juga: Profil Fernando Valente, Pelatih Baru Arema FC
Dia berkomitmen untuk mencari solusi dan strategi pelatihan baru agar setiap pemain dapat meningkatkan performanya. Tujuannya adalah menghadirkan ide-ide yang bisa dimengerti oleh tim dan memberikan keunggulan dalam performa keseluruhan tim.
"Saya berusaha memberikan yang terbaik kepada para pendukung. Semua ingin menang. Pengalaman saya di Cina dan Ukraina mengajarkan saya untuk menciptakan sesuatu yang berbeda. Ini bukan hanya soal uang, manajemen mengerti hal itu," jelasnya.
Lihat Juga :