Buntut Cium Pemain Timnas Putri, Luis Rubiales Mundur dari Presiden RFEF dan Wakil Presiden UEFA
Senin, 11 September 2023 - 17:07 WIB
loading...
Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales mengundurkan diri dari jabatannya pada Minggu (10/9/2023) / Foto: India Today
A
A
A
Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales mengundurkan diri dari jabatannya pada Minggu (10/9/2023). Keputusan ini diambil setelah skandal ciuman dengan pemain tim nasional wanita saat merayakan kemenangan Piala Dunia membuat heboh dunia.
Ciumannya terhadap Jenni Hermoso setelah kemenangan Piala Dunia di Sydney pada 20 Agustus 2023, telah menyebabkan kemarahan di kalangan pemain, pejabat pemerintah, dan banyak masyarakat Spanyol secara luas. Selain itu juga menimbulkan pertanyaan mengenai seksisme dalam olahraga.
Seorang jaksa penuntut Spanyol mengajukan pengaduan ke Pengadilan Tinggi terhadap Rubiales pada akhir pekan lalu atas tuduhan penyerangan seksual dan pemaksaan. Keluhan itu muncul setelah Hermoso memilih pada awal pekan ini untuk mengajukan tuntutan pidana atas insiden tersebut.
Baca Juga: 3 Pemain Turkmenistan yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia U-23
Jaksa tersebut menggambarkan bagaimana Rubiales mencium mulut Hermoso tanpa persetujuannya sambil memegang kepalanya dengan kedua tangan setelah Spanyol mengalahkan Inggris untuk merebut Piala Dunia. Rubiales mengatakan ciuman itu terjadi secara timbal balik dan atas dasar suka sama suka, dan hingga hari Minggu ia menolak seruan dari para pemain, pejabat pemerintah, dan pihak lain agar dia mengundurkan diri.
Rubiales juga telah diskors selama tiga bulan dari semua aktivitas sepak bola oleh FIFA sambil menunggu penyelidikan badan sepak bola dunia tersebut atas tindakannya.
Dengan adanya gelombang protes dari berbagai pihak, Rubiales mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah pernyataan dan mengatakan posisinya menjadi tidak dapat dipertahankan. RFEF kemudian mengonfirmasi bahwa ia telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada penjabat presiden Pedro Rocha.
Ciumannya terhadap Jenni Hermoso setelah kemenangan Piala Dunia di Sydney pada 20 Agustus 2023, telah menyebabkan kemarahan di kalangan pemain, pejabat pemerintah, dan banyak masyarakat Spanyol secara luas. Selain itu juga menimbulkan pertanyaan mengenai seksisme dalam olahraga.
Seorang jaksa penuntut Spanyol mengajukan pengaduan ke Pengadilan Tinggi terhadap Rubiales pada akhir pekan lalu atas tuduhan penyerangan seksual dan pemaksaan. Keluhan itu muncul setelah Hermoso memilih pada awal pekan ini untuk mengajukan tuntutan pidana atas insiden tersebut.
Baca Juga: 3 Pemain Turkmenistan yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia U-23
Jaksa tersebut menggambarkan bagaimana Rubiales mencium mulut Hermoso tanpa persetujuannya sambil memegang kepalanya dengan kedua tangan setelah Spanyol mengalahkan Inggris untuk merebut Piala Dunia. Rubiales mengatakan ciuman itu terjadi secara timbal balik dan atas dasar suka sama suka, dan hingga hari Minggu ia menolak seruan dari para pemain, pejabat pemerintah, dan pihak lain agar dia mengundurkan diri.
Rubiales juga telah diskors selama tiga bulan dari semua aktivitas sepak bola oleh FIFA sambil menunggu penyelidikan badan sepak bola dunia tersebut atas tindakannya.
Dengan adanya gelombang protes dari berbagai pihak, Rubiales mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah pernyataan dan mengatakan posisinya menjadi tidak dapat dipertahankan. RFEF kemudian mengonfirmasi bahwa ia telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada penjabat presiden Pedro Rocha.
Lihat Juga :