Sejarah Sirkuit Mugello: Daerah Jajahan Rossi dan Lorenzo

Selasa, 30 Mei 2017 - 10:48 WIB
Sejarah Sirkuit Mugello:...
Sejarah Sirkuit Mugello: Daerah Jajahan Rossi dan Lorenzo
A A A
MUGELLO - MotoGP 2017 berlanjut di Sirkuit Mugello. Balapan di lintasan 5,2 Km ini akan digelar pada Minggu (4/6/2017) mendatang.

Sebelum konsisten menggunakan Mugello, Italia pernah gonta-ganti sirkuit mulai dari Monza, Imola dan Misano. Namun sejak 1994, Mugello selalu dipercaya sebagai tuan rumah MotoGP Italia sampai saat ini.

Dalam catatan sejarah, Valentino Rossi paling berkuasa di Sirkuit Mugello. The Doctor sudah tujuh kali merebut kemenangan pada pentas tertinggi balap motor. Dua di antaranya ia raih dengan Honda, dan lima lainnya didapat bersama Yamaha. Torehan itu sekiranya bisa dijadikan modal penting bagi Rossi yang menatap balapan kali ini dengan sejumlah cedera akibat kecelakaan saat berlatih motocross.

Jika melihat pengalaman, saingan Rossi dalam balapan nanti bukanlah Maverick Vinales yang merupakan rekan satu timnya di kubu Movistar Yamaha. Perhatian justru harus dipusatkan pada Jorge Lorenzo yang kini menunggangi motor Ducati. Meski penampilannya belum konsisten di musim ini, Lorenzo tetap layak difavoritkan sebab ia sudah lima kali menang di Sirkuit Mugello.

Dua kemenangan ia raih secara beruntun pada 2015 dan 2016. Lorenzo tentunya tertantang untuk mengukir hattrick terlebih jika dia bisa melakukannya dengan motor baru.

Lantas bagaimana dengan pembalap dari tim Honda? Jika menengok jauh ke balakang, Honda pernah berjaya di Sirkuit Mugello. Dari 1994-1998, Honda selalu mendapat podium tertinggi lewat aksi heroik Mick Doohan. Setelah itu kemenangan dilanjutkan oleh Alex Criville, Loris Capirossi, Alex Barros dan terhenti di Rossi pada 2003 lalu.

Honda kembali memenangkan balapan di Mugello pada 2010 lewat Dani Pedrosa dan 2014 lewat Marc Marquez. Namun di luar itu, Yamaha lebih mendominasi dan ini jadi tantangan besar buat pabrikan lain untuk menghentikan keperkasaan 'Tim Garpu Tala'.

Berikut catatan pemenang di Sirkuit Mugello:
2016: Jorge Lorenzo (Yamaha)
2015: Jorge Lorenzo (Yamaha)
2014: Marc Marquez (Honda)
2013: Jorge Lorenzo (Yamaha)
2012: Jorge Lorenzo (Yamaha)
2011: Jorge Lorenzo (Yamaha)
2010: Dani Pedrosa (Honda)
2009: Casey Stoner (Ducati)
2008: Valentino Rossi (Yamaha)
2007: Valentino Rossi (Yamaha)
2006: Valentino Rossi (Yamaha)
2005: Valentino Rossi (Yamaha)
2004: Valentino Rossi (Yamaha)
2003: Valentino Rossi (Honda)
2002: Valentino Rossi (Honda)
2001: Alex Barros (Honda)
2000: Loris Capirossi (Honda)
1999: Alex Criville (Honda)
1998: Mick Doohan (Honda)
1997: Mick Doohan (Honda)
1996: Mick Doohan (Honda)
1995: Mick Doohan (Honda)
1994: Mick Doohan (Honda)
(bep)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
20 menit yang lalu
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
1 jam yang lalu
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
2 jam yang lalu
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
3 jam yang lalu
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
4 jam yang lalu
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved