Kisah Masa Kecil Francis Ngannou: Dulu Berebut Sisa Makanan dengan Tikus, Kini Moncer di UFC
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 14:21 WIB
loading...
Kisah Masa Kecil Francis Ngannou: Dulu Berebut Sisa Makanan dengan Tikus, Kini Moncer di UFC
A
A
A
JAKARTA - Francis Ngannou, yang kini dikenal sebagai "Predator" dalam dunia MMA dan bintang UFC , menghadapi perjuangan berat dalam awal karier profesionalnya. Kisah hidupnya yang penuh tantangan telah membentuknya menjadi juara kelas berat UFC.
Dilahirkan dan dibesarkan di Kota Batie, Kamerun, Ngannou menghadapi masa kecil yang penuh dengan kemiskinan. Dia bahkan harus mencari makan di tumpukan sampah dan terlibat dalam pertarungan dengan tikus lokal untuk bersaing mendapatkan makanan.
"Kami harus pergi ke tempat pembuangan sampah di malam hari untuk mencari makanan," kata Ngannou ketika berbicara di Joe Rogan Experience. "Terkadang kami harus berdebat dengan tikus, 'Tinggalkan tomat ini, ini milikku. Tomat yang sudah busuk itu adalah milikku, bukan milikmu.'"
Ngannou, sejak usia 10 tahun, bekerja di penambangan pasir untuk memberi nafkah kepada ibu dan bibinya yang tinggal bersamanya. Dia juga bekerja sebagai sopir ojek untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tanpa kesempatan untuk bersekolah.
Namun, meskipun menghadapi kemiskinan dan kesulitan, Ngannou adalah sosok yang penuh ambisi dengan mimpi besar. Keluarganya mungkin meragukan potensinya, mengatakan bahwa dia harus mengikuti jejak petani ayah dan kakeknya, namun dia tetap bertekad untuk meraih cita-citanya.
Mengatasi berbagai rintangan, Ngannou meninggalkan Kamerun dan melakukan perjalanan ke Prancis demi mengejar mimpinya sebagai petarung. Perjalanan sulit ini mencakup hidup ilegal selama satu tahun, melintasi perbatasan, hidup di hutan, dan mencari makanan di tempat sampah.
Dilahirkan dan dibesarkan di Kota Batie, Kamerun, Ngannou menghadapi masa kecil yang penuh dengan kemiskinan. Dia bahkan harus mencari makan di tumpukan sampah dan terlibat dalam pertarungan dengan tikus lokal untuk bersaing mendapatkan makanan.
"Kami harus pergi ke tempat pembuangan sampah di malam hari untuk mencari makanan," kata Ngannou ketika berbicara di Joe Rogan Experience. "Terkadang kami harus berdebat dengan tikus, 'Tinggalkan tomat ini, ini milikku. Tomat yang sudah busuk itu adalah milikku, bukan milikmu.'"
Kisah Masa Kecil Francis Ngannou
Ngannou, sejak usia 10 tahun, bekerja di penambangan pasir untuk memberi nafkah kepada ibu dan bibinya yang tinggal bersamanya. Dia juga bekerja sebagai sopir ojek untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tanpa kesempatan untuk bersekolah.
Namun, meskipun menghadapi kemiskinan dan kesulitan, Ngannou adalah sosok yang penuh ambisi dengan mimpi besar. Keluarganya mungkin meragukan potensinya, mengatakan bahwa dia harus mengikuti jejak petani ayah dan kakeknya, namun dia tetap bertekad untuk meraih cita-citanya.
Mengatasi berbagai rintangan, Ngannou meninggalkan Kamerun dan melakukan perjalanan ke Prancis demi mengejar mimpinya sebagai petarung. Perjalanan sulit ini mencakup hidup ilegal selama satu tahun, melintasi perbatasan, hidup di hutan, dan mencari makanan di tempat sampah.
Lihat Juga :