Ulang Sejarah 10 Tahun, LA Lakers Juara Wilayah Barat
Rabu, 05 Agustus 2020 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Pelatih Lakers Frank Vogel mengaku bangga bisa membawa timnya melaju ke babak playoff NBA untuk pertama kali sejak 2013. Dia tidak menyangka mampu membawa Lakers sebagai pemimpin Wilayah Barat yang terakhir terjadi pada 10 tahun lalu. "Kami ingin membangun kebiasaan para pemain agar bisa diperlukan untuk menang di babak playoff," ucap Vogel. (Baca juga: Industri Rokok Dibunuh, Jutaan Pekerja Mau Ditaruh Dimana?)
Namun, dia tetap akan berusaha mencari kemenangan di lima pertandingan sisa babak reguler. "Jelas, kami memiliki aspirasi yang lebih besar daripada menjadi unggulan satu. Tapi, kami bangga dengan pencapaian ini. Kami akan menikmatinya. Kami juga akan mempersiapkan lebih baik untuk playoff," tandasnya.
Sementara itu, Donovan Mitchell jadi yang terdepan di kubu Jazz. Pebasket berusia 23 tahun itu menghasilkan 33 poin. Selain itu, dua pemain lain juga menciptakan double digit poin, yaitu Mike Conley dengan 24 poin serta Rudy Gobert menciptakan double-double 16 poin dan 13 rebound. Namun, pencapaian ini belum cukup menghindarkan timnya dari kekalahan. Mitchell pun berharap timnya bisa tampil lebih solid di pertandingan selanjutnya.
"Ketika lawan meningkatkan tekanan, kami harus dapat mengeksekusi bola lebih baik lagi. 'Kami juga terlalu sering membalikkan bola. Mereka (Lakers) melakukan pekerjaan yang hebat untuk membawa kami keluar dari rencana tim. Kami mendapatkan enam poin. Mereka mengubahnya lebih banyak dan hingga tertinggal 12 angka," papar Mitchell. (Lihat videonya: Menghindari Tabrakan Sebuah Mobil Tercebur ke Laut)
Hasil ini tak mengubah posisi Jazz di klasemen sementara Wilayah Barat. Anak-anak asuh Quinn Snyder ini duduk di urutan kelima dengan 42 kemenangan dan 25 kekalahan. Namun, kekalahan ini membuat mereka kini berjarak satu kemenangan dengan Houston Rockets yang berada di urutan keempat. (Raikhul Amar)
Namun, dia tetap akan berusaha mencari kemenangan di lima pertandingan sisa babak reguler. "Jelas, kami memiliki aspirasi yang lebih besar daripada menjadi unggulan satu. Tapi, kami bangga dengan pencapaian ini. Kami akan menikmatinya. Kami juga akan mempersiapkan lebih baik untuk playoff," tandasnya.
Sementara itu, Donovan Mitchell jadi yang terdepan di kubu Jazz. Pebasket berusia 23 tahun itu menghasilkan 33 poin. Selain itu, dua pemain lain juga menciptakan double digit poin, yaitu Mike Conley dengan 24 poin serta Rudy Gobert menciptakan double-double 16 poin dan 13 rebound. Namun, pencapaian ini belum cukup menghindarkan timnya dari kekalahan. Mitchell pun berharap timnya bisa tampil lebih solid di pertandingan selanjutnya.
"Ketika lawan meningkatkan tekanan, kami harus dapat mengeksekusi bola lebih baik lagi. 'Kami juga terlalu sering membalikkan bola. Mereka (Lakers) melakukan pekerjaan yang hebat untuk membawa kami keluar dari rencana tim. Kami mendapatkan enam poin. Mereka mengubahnya lebih banyak dan hingga tertinggal 12 angka," papar Mitchell. (Lihat videonya: Menghindari Tabrakan Sebuah Mobil Tercebur ke Laut)
Hasil ini tak mengubah posisi Jazz di klasemen sementara Wilayah Barat. Anak-anak asuh Quinn Snyder ini duduk di urutan kelima dengan 42 kemenangan dan 25 kekalahan. Namun, kekalahan ini membuat mereka kini berjarak satu kemenangan dengan Houston Rockets yang berada di urutan keempat. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :