Ketimbang Hadapi Usyk, Tyson Fury Disarankan Duel Ulang Francis Ngannou atau Pensiun
Kamis, 02 November 2023 - 22:34 WIB
loading...
Pensiunan juara dunia tinju asal Inggris, George Groves tidak terlalu berharap Tyson Fury bertarung melawan Oleksandr Usyk di penampilan berikutnya. / Foto: Instagram @francisngannou
A
A
A
LONDON - Pensiunan juara dunia tinju asal Inggris, George Groves tidak terlalu berharap Tyson Fury bertarung melawan Oleksandr Usyk di penampilan berikutnya. Dia lebih condong agar juara dunia kelas berat WBC senegaranya itu duel ulang versus Francis Ngannou atau gantung sarung tinju.
Mengemuka bahwa Fury dan Usyk akan bertarung untuk memperebutkan status tak terbantahkan pada 23 Desember mendatang. Namun, rencananya itu bisa saja terancam, karena Fury mendapatkan perlawanan yang luar biasa dari mantan bintang UFC, Ngannou di Arab Saudi, pada 29 Oktober lalu. Meski menang angka, Fury sempat dibuat jatuh ke kanvas pada ronde ketiga.
Usai pertarungan kala itu, Fury menyebutkan jika Ngannou memberikan pertarungan yang hebat. "Dia memberi saya salah satu pertarungan terberat saya dalam 10 tahun terakhir," ucap Fury, seperti dikutip Sky Sports.
Baca juga: 4 Petinju yang Robohkan Tyson Fury: 4 Kali Dijatuhkan Deontay Wilder
Dengan kondisi demikian, Groves pun yakin bahwa duel Fury vs Usyk tidak hanya tertunda, tetapi juga batal digelar. Pasalnya, rencana Fury pasca pertarungan bakal terganggu apabila menderita kelalahan dari Usyk.
"Tidak ada kemungkinan pertarungan melawan Usyk akan terjadi pada tanggal tersebut. Bukan Usyk pada 23 Desember, saya rasa bukan Usyk yang akan bertarung. Saya pikir itu adalah Ngannou atau itu adalah yang terakhir dari Fury," ungkap Groves.
"Dia mengatakan pada semua orang bahwa dia adalah Raja Gipsi, bahwa dia adalah orangnya, tidak ada petarung yang dapat mengalahkannya. Saat ini, ada seseorang yang dapat mengalahkannya, yaitu Usyk. Banyak orang akan berpikir sama," tuturnya.
Mengemuka bahwa Fury dan Usyk akan bertarung untuk memperebutkan status tak terbantahkan pada 23 Desember mendatang. Namun, rencananya itu bisa saja terancam, karena Fury mendapatkan perlawanan yang luar biasa dari mantan bintang UFC, Ngannou di Arab Saudi, pada 29 Oktober lalu. Meski menang angka, Fury sempat dibuat jatuh ke kanvas pada ronde ketiga.
Usai pertarungan kala itu, Fury menyebutkan jika Ngannou memberikan pertarungan yang hebat. "Dia memberi saya salah satu pertarungan terberat saya dalam 10 tahun terakhir," ucap Fury, seperti dikutip Sky Sports.
Baca juga: 4 Petinju yang Robohkan Tyson Fury: 4 Kali Dijatuhkan Deontay Wilder
Dengan kondisi demikian, Groves pun yakin bahwa duel Fury vs Usyk tidak hanya tertunda, tetapi juga batal digelar. Pasalnya, rencana Fury pasca pertarungan bakal terganggu apabila menderita kelalahan dari Usyk.
"Tidak ada kemungkinan pertarungan melawan Usyk akan terjadi pada tanggal tersebut. Bukan Usyk pada 23 Desember, saya rasa bukan Usyk yang akan bertarung. Saya pikir itu adalah Ngannou atau itu adalah yang terakhir dari Fury," ungkap Groves.
"Dia mengatakan pada semua orang bahwa dia adalah Raja Gipsi, bahwa dia adalah orangnya, tidak ada petarung yang dapat mengalahkannya. Saat ini, ada seseorang yang dapat mengalahkannya, yaitu Usyk. Banyak orang akan berpikir sama," tuturnya.
Lihat Juga :