Manchester United Dipecundangi Copenhagen, Paul Scholes Minta Erik ten Hag Tak Dipecat
Kamis, 09 November 2023 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun begitu, Scholes mengingatkan klub untuk tidak tergesa-gesa mengambil tindakkan terhadap Ten Hag. Mantan gelandang yang kini menjadi pundit sepak bola itu mengatakan Setan Merah harus memberikan Ten Hag kesempatan lebih untuk berproses.
“Saya masih merasa tidak ada banyak tekanan pada Erik ten Hag. Dia mengalami tahun yang baik dan mengulur waktu. Dia mengalami (para pemain) cedera parah namun sembilan kekalahan dalam 17 pertandingan tidaklah cukup,” ujar Scholes dilansir dari Goal Internasional, Kamis (9/11/2023).
“Saya tahu United sudah pernah memecatnya (pelatih) sebelumnya, tapi saya pikir mereka tidak mampu terus melakukan hal itu, saya pikir kita harus membiarkan orang ini berproses,” tambahnya.
Sementara, Manchester United sendiri memang kalah setelah bermain dengan 10 orang karena Marcus Rashford terkena kartu merah pada menit ke-42. Scholes mengatakan prihatin dengan kekalahan ini.
“Mereka (Manchester United) kurang memiliki kepemimpinan. Tidak mudah untuk bermain tandang di Eropa. Keruntuhan itulah yang menyakiti mereka. Begitu mereka kebobolan, rasanya seperti akan terjadi hal lain. Anda tidak bisa terus lakukan itu setiap minggu,” tandasnya.
“Saya masih merasa tidak ada banyak tekanan pada Erik ten Hag. Dia mengalami tahun yang baik dan mengulur waktu. Dia mengalami (para pemain) cedera parah namun sembilan kekalahan dalam 17 pertandingan tidaklah cukup,” ujar Scholes dilansir dari Goal Internasional, Kamis (9/11/2023).
“Saya tahu United sudah pernah memecatnya (pelatih) sebelumnya, tapi saya pikir mereka tidak mampu terus melakukan hal itu, saya pikir kita harus membiarkan orang ini berproses,” tambahnya.
Sementara, Manchester United sendiri memang kalah setelah bermain dengan 10 orang karena Marcus Rashford terkena kartu merah pada menit ke-42. Scholes mengatakan prihatin dengan kekalahan ini.
“Mereka (Manchester United) kurang memiliki kepemimpinan. Tidak mudah untuk bermain tandang di Eropa. Keruntuhan itulah yang menyakiti mereka. Begitu mereka kebobolan, rasanya seperti akan terjadi hal lain. Anda tidak bisa terus lakukan itu setiap minggu,” tandasnya.
(sto)
Lihat Juga :