Gagal di China Masters, Ini Hasil Evaluasi Para Penggawa Ganda Putra Tanah Air
Minggu, 26 November 2023 - 00:31 WIB
loading...
Pelatih bulu tangkis ganda putra Indonesia, Aryono Miranat menyoroti persoalan kontrol dari permainan pasangan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Yacob Rambitan. / Foto: Instagram @badminton.ina
A
A
A
SHENZHEN - Pelatih bulu tangkis ganda putra Indonesia , Aryono Miranat menyoroti persoalan kontrol dari permainan pasangan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Yacob Rambitan. Menurutnya, aspek tersebut harus segera diperbaiki Pramudya/Yeremia.
Andalan Tanah Air itu perlu tahu kapan mereka harus melakukan smash dan memukul pelan. Begitu pula dengan cara pertahanan mereka kapan harus kencang dan pelan.
Selain itu, Aryono juga mengatakan, kesalahan-kesalahan sendiri juga harus dibenahi Pramudya/Yeremia. Catatan evaluasi itu diharapkan membaik di turnamen berikutnya.
Baca juga: Hasil China Masters 2023: Pramudya/Yeremia dan Leo/Daniel Kalah, Indonesia Hampa Gelar
"Evaluasi untuk Pram/Yere, secara pertahanan sudah bagus. Cuma dari kontrol permainan ada yang harus diperbaiki. Kapan mereka harus melakukan smash keras dan kapan harus pelan. Kapan defend-nya kencang dan kapan pelan. Masalah kontrol diperbaiki. Juga soal kesalahan sendiri perlu dikurangi," jelas Aryono dalam rilis yang diterima Sabtu (25/11/2023).
Andalan Tanah Air itu perlu tahu kapan mereka harus melakukan smash dan memukul pelan. Begitu pula dengan cara pertahanan mereka kapan harus kencang dan pelan.
Selain itu, Aryono juga mengatakan, kesalahan-kesalahan sendiri juga harus dibenahi Pramudya/Yeremia. Catatan evaluasi itu diharapkan membaik di turnamen berikutnya.
Baca juga: Hasil China Masters 2023: Pramudya/Yeremia dan Leo/Daniel Kalah, Indonesia Hampa Gelar
"Evaluasi untuk Pram/Yere, secara pertahanan sudah bagus. Cuma dari kontrol permainan ada yang harus diperbaiki. Kapan mereka harus melakukan smash keras dan kapan harus pelan. Kapan defend-nya kencang dan kapan pelan. Masalah kontrol diperbaiki. Juga soal kesalahan sendiri perlu dikurangi," jelas Aryono dalam rilis yang diterima Sabtu (25/11/2023).
Lihat Juga :