Arsenal Pecat 55 Karyawan tapi Janjikan Gaji Tinggi untuk Willian

loading...
Arsenal Pecat 55 Karyawan tapi Janjikan Gaji Tinggi untuk Willian
Arsenal baru memecat 55 karyawan, tetapi menjanjikan bayaran fantastis demi mendapatkan Willian. Foto: caughtoffside.com
A+ A-
LONDON - Arsenal tengah dalam sorotan tajam. Klub sepak bola yang berbasis di London baru memecat 55 karyawan, tetapi menjanjikan bayaran fantastis demi mendapatkan Willian.

Seperti kita tahu, pandemi virus corona membuat kondisi keuangan sejumlah klub sepak bola diuji. Arsenal menyiasati itu dengan memangkas gaji pemain dan memecat 55 orang karyawan yang sehari-hari bekerja di Stadion Emirates. (Lihat Grafis: Waspada Berolahraga di Tengah Wabah)

Kebijakan itu dianggap kontradiktif menyusul adanya rencana klub mendatangkan Willian dengan iming-iming gaji besar. Kabarnya, manajemen Meriam London bersedia membayar pemain asal Brasil itu 400 ribu pound atau sekitar Rp7,6 miliar per pekan.

Politisi Inggris dari Partai Buruh, Jeremy Corbyn, dan seorang penyiar yang juga fans Arsenal, Piers Morgan, adalah pihak yang menentang rencana klub mendatangkan Willian. Menurut laporan Daily Mail, keduanya menyebut kebijakan keuangan Arsenal ‘menjengkelkan’.



“Kebijakan transfer Arsenal dalam 10 tahun terakhir hampir tidak pernah sempurna,” tulis Daily Mail dalam laporannya.

Sebelum ada rencana mendatangkan Willian, Arsenal sudah dapat citra jelek soal pengelolaan keuangan. Kritik dialamatkan kepada klub karena sejumlah fans menganggap klub gagal memaksimalkan kinerja pemain bintang sekelas Mesut Oezil yang digaji 350 ribu pound atau setara Rp6,7 milar per pekan.

Selain soal perekrutan, Arsenal juga dianggap sebagai klub dengan pengelolaan keuangan yang buruk lantaran strategi mereka menangani kontrak pemain. (Baca Juga: Carut Marut Pengelolaan Keuangan Arsenal)
(bbk)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top