alexametrics

WAWANCARA GERRY SALIM

Demi Merah Putih, Kami Masih Terus Memburu Gelar

loading...
Demi Merah Putih, Kami Masih Terus Memburu Gelar
Prestasi gemilang ditorehkan Gerry Salim di ajang balap motor Asia Road Racing Championship 2017/Foto/istimewa
A+ A-
JAKARTA - Prestasi gemilang ditorehkan Gerry Salim di ajang balap motor  Asia Road Racing Championship 2017. Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) itu dinobatkan sebagai jawara kelas Asia Production 250cc setelah menuntaskan putaran terakhir di Sirkuit Chang International, Buriram, Thailand, 2-3 Desember 2017.

Hebatnya, itu merupakan kelas yang baru kali pertama diikuti Gerry. Pembalap asal Surabaya ini menjadi yang terbaik dengan motor yang diproduksi oleh anak bangsa yang juga memulai debutnya di kompetisi ini, yakni Honda CBR250RR. “Ini tidak berakhir di sini, masih banyak prestasi yang ingin kami berikan kepada Indonesia,” ujar Gerry.



Perjalanan Gerry menuju tangga juara memang tidak main-main. The Bonex -julukan Gerry lantaran kerap mengenakan helm bertuliskan "I am Bonex"- itu memetik tujuh kemenangan beruntun dan satu podium ketiga di sebelas kali balapan. Gerry tidak pernah sekalipun melepaskan predikatnya sebagai pimpinan klasemen.

Apa kunci sukses dan apa target yang ingin dicapai Gerry musim depan? Berikut wawancaranya.
Demi Merah Putih, Kami Masih Terus Memburu Gelar
Anda mendominasi sepanjang musim lomba. Ketika melewati garis finis di putaran terakhir di Thailand, dan menjadi juara AP250, apa yang Anda rasakan...
Sangat bahagia dan bangga atas apa yang telah kami capai bersama tim. Saya sangat senang, bangga, terharu, campur aduk jadi satu.

Anda sudah memprediksi bakal juara musim ini?
Ya, sejak saya tahu akan balap di seri Asia Production 250cc, saya memiliki harapan besar menjadi juara di kelas ini.

Momen apa yang paling spesial Anda rasakan tahun ini...
Dua kemenangan di Sentul. Bertarung di kandang sendiri, bukan hal mudah. Tekanan sangat tinggi karena harapan masyarakat tentu sangat besar. Namun, pada akhirnya kami berhasil menang dan itu menjadi pengalaman yang sangat istimewa, terutama bisa naik ke podium di Race 1 bersama dua rekan setim, Andi Gilang dan Rheza Danica. Sungguh menakjubkan seluruh pembalap Astra Honda Racing Team mengisi podium yang ada.

Sebaliknya, momen paling sulit...
Balapan di India. Saya merasa sangat tertekan, karena ini adalah kesempatan pertama untuk mengunci gelar dan itu tidak berjalan dengan baik. Juga kondisi cuaca tidak menentu ditambah saya jatuh saat pemanasan. Sungguh situasi yang sangat sulit.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak