alexametrics

Bursa Transfer

Tinggalkan Arema, Mau Kemana Bustomi?

loading...
Tinggalkan Arema, Mau Kemana Bustomi?
Gelandang Arema FC, Ahmad Bustomi. Foto/Twitter @AremafcOfficial ?
A+ A-
MALANG - Arema FC ditinggalkan Ahmad Bustomi. Salah satu pemain yang besar di Arema ini akhirnya memilih klub baru di musim 2018 mendatang.

Sejauh ini Bustomi belum menjelaskan kemana tujuannya. Manajemen Arema sendiri sudah mengaku ikhlas ditinggalkan salah satu gelandang terbaik yang pernah dimilikinya.

"Mau tidak mau, Arema dan Aremania juga harus ikhlas karena Bustomi berniat ingin fokus menata masa depan keluarganya. Kebetulan ada klub yang membutuhkan tenaganya sekaligus berjanji akan memberikan jalan yang terbaik bagi masa depan keluarganya, terutama untuk profesi sang istri," ungkap Sudarmaji, Media Officer Arema.

Dikutip dari Wearemania, klub yang dimaksud siap memberikan status PNS untuk istri Bustomi. Menanggapi ini, manajemen Arema meminta agar seluruh Aremania tetap menaruh hormat pada sang pemain.

"Tentu saja kalau tujuan Bustomi ini tulus pasti kami sebagai manajemen klub menyambut baik, karena akan menjadi maslahat bagi Bustomi dan keluarga. Jangan ragukan dedikasi Bustomi kepada Arema, karena itu dia menjadi pemain prioritas yang ingin diperpanjang manajemen. Harapannya Bustomi bisa menjadi teladan bagi anak-anak muda yang bermain di Arema," ucap Sudarmaji.

Sebelumnya sang pemain juga pernah meninggalkan skuat Singo Edan. Pada 2011-2013 ia hijrah ke Kalimantan untuk memperkuat Mitra Kukar. Lalu di paruh musim Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, Bustomi pindah ke Madura United FC sebagai pemain pinjaman.

Tak hanya Bustomi, Arema juga ditinggalkan sejumlah pemain andalan jelang memasuki musim 2018. Mereka yang hengkang dari Singo Edan adalah Arif Suyono, Esteban Vizcarra, Adam Alis, Fery Aman Saragih, Dalmiansyah Matutu, Benny Wahyudi dan Juan Pablo Pino.
(bep)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak