Jordi Amat Dicibir Suporter, Bos JDT Beri Tanggapan Begini
Senin, 11 Desember 2023 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, beberapa suporter meminta JDT untuk segera melepas Jordi Amat dan menggantikannya dengan pemain lain. Hal tersebut pun mendapatkan respons dari Tunku Ismail Idris.
Pria 39 tahun itu mengatakan bahwa Jordi Amat memiliki peran penting di lini pertahanan JDT, karena jumlah kemasukan gol lebih sedikit. Bahkan, Tunku Ismail Idris menilai Jordi Amat merupakan pemain yang cocok dengan filosofi JDT.
"Tahun ini, tingkat kebobolan adalah yang terendah dari tahun-tahun sebelumnya dalam sejarah kita. Jordi adalah 'Ball Playing Defender' yang sesuai dengan filosofi kami. Jika kita menang, kita semua menang, dan jika kalah, kita semua kalah," ungkap Tunku Ismail Idris seperti dikutip Makan Bola, Senin (11/12/2023).
Menurut Tunku Ismail Idris, seharusnya suporter tidak menyalahkan pemain karena sepak bola merupakan tim. Menurutnya, sebelum memberikan kritikan, para suporter harus melihat dulu apa yang sudah dibenahi JDT dibandingkan musim lalu.
"Itu sama saja dengan kebobolan. Bukan satu pemain yang patut disalahkan, melainkan sebuah tim. Sebelum bicara, evaluasi berdasarkan fakta," kata dia.
Pria 39 tahun itu mengatakan bahwa Jordi Amat memiliki peran penting di lini pertahanan JDT, karena jumlah kemasukan gol lebih sedikit. Bahkan, Tunku Ismail Idris menilai Jordi Amat merupakan pemain yang cocok dengan filosofi JDT.
"Tahun ini, tingkat kebobolan adalah yang terendah dari tahun-tahun sebelumnya dalam sejarah kita. Jordi adalah 'Ball Playing Defender' yang sesuai dengan filosofi kami. Jika kita menang, kita semua menang, dan jika kalah, kita semua kalah," ungkap Tunku Ismail Idris seperti dikutip Makan Bola, Senin (11/12/2023).
Menurut Tunku Ismail Idris, seharusnya suporter tidak menyalahkan pemain karena sepak bola merupakan tim. Menurutnya, sebelum memberikan kritikan, para suporter harus melihat dulu apa yang sudah dibenahi JDT dibandingkan musim lalu.
"Itu sama saja dengan kebobolan. Bukan satu pemain yang patut disalahkan, melainkan sebuah tim. Sebelum bicara, evaluasi berdasarkan fakta," kata dia.
Lihat Juga :