Mengerikan, Ada 358 Kecelakaan dan 68 Persen Pembalap Alami Cedera Fisik di MotoGP 2023
Kamis, 21 Desember 2023 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
3. Marc Márquez kecelakaan pada balapan GP di Portugal: patah tulang metakarpal pertama di sebelah kanan; melewatkan tiga dokter. Selain itu, pada pemanasan di Sachsenring: Ibu jari kiri patah, pergelangan kaki kanan memar, dan patah tulang rusuk; Melewatkan dua balapan utama.
4. Miguel Oliveira kecelakaan pada balapan utama di Portugal: cedera tendon pada rotator eksternal kaki kanan; melewatkan satu seri. Selain itu, kecelakaan pada balapan GP di Jerez: dislokasi bahu dengan patah tulang lengan atas dan cedera pada alat ligamen labral anterior; melewatkan seri berikutnya. Ditambah lagi saat sprint dari Doha: Patah tulang belikat kanan, ketinggalan balapan utama dan GP berikutnya.
5. Jorge Martin kecelakaan pada balapan utama di Portugal: patah jari kaki; tidak ada seri yang terlewat.
6. Joan Mir kecelakaan dalam sprint di Argentina: trauma kepala dan leher; Melewatkan balapan utama pada hari Minggu. Selain itu, pada FP2 di Italia: cedera jari dan memar di tangan kanan; melewatkan tiga seri. Ditambah lagi di FP1 Valencia: Trauma leher, ketinggalan balapan di seri yang sama.
7. Alex Márquez kecelakaan pada balapan GP Amerika Serikat: serat otot robek dan ligamen di pahanya meregang; tidak ada seri yang terlewat. Selain itu, insiden di Q1 India: Tiga tulang rusuk patah; Melewatkan sprint, balapan, dan dua GP lagi.
8. Pecco Bagnaia kecelakaan pada balapan di Prancis: cedera tulang engkel; tidak ada dokter umum yang terlewat. Selain itu, pada balapan GP di Catalunya: hematoma di lutut kanan, memar parah terutama di tulang ekor; tidak ada seri yang terlewat.
9. Luca Marini insiden pada balapan di Prancis: cedera tulang karpal tangan kanan; tidak ada seri yang terlewat. Ditambah lagi di sprint India; Patah tulang selangka kiri, ketinggalan balapan utama dan GP lainnya.
10. Alex Rins kecelakaan dalam sprint dari Italia: patah tulang kering dan tulang betis di sebelah kanan, melewatkan balapan utama dan 12 seri lainnya.
11. Fabio Quartararo kecelakaan pada balapan di Belanda: memar pada siku dan tangan kiri, patah tulang jempol kaki kanan yang semakin tergeser (sebelumnya patah akibat kecelakaan jogging); tidak seri yang terlewat.
4. Miguel Oliveira kecelakaan pada balapan utama di Portugal: cedera tendon pada rotator eksternal kaki kanan; melewatkan satu seri. Selain itu, kecelakaan pada balapan GP di Jerez: dislokasi bahu dengan patah tulang lengan atas dan cedera pada alat ligamen labral anterior; melewatkan seri berikutnya. Ditambah lagi saat sprint dari Doha: Patah tulang belikat kanan, ketinggalan balapan utama dan GP berikutnya.
5. Jorge Martin kecelakaan pada balapan utama di Portugal: patah jari kaki; tidak ada seri yang terlewat.
6. Joan Mir kecelakaan dalam sprint di Argentina: trauma kepala dan leher; Melewatkan balapan utama pada hari Minggu. Selain itu, pada FP2 di Italia: cedera jari dan memar di tangan kanan; melewatkan tiga seri. Ditambah lagi di FP1 Valencia: Trauma leher, ketinggalan balapan di seri yang sama.
7. Alex Márquez kecelakaan pada balapan GP Amerika Serikat: serat otot robek dan ligamen di pahanya meregang; tidak ada seri yang terlewat. Selain itu, insiden di Q1 India: Tiga tulang rusuk patah; Melewatkan sprint, balapan, dan dua GP lagi.
8. Pecco Bagnaia kecelakaan pada balapan di Prancis: cedera tulang engkel; tidak ada dokter umum yang terlewat. Selain itu, pada balapan GP di Catalunya: hematoma di lutut kanan, memar parah terutama di tulang ekor; tidak ada seri yang terlewat.
9. Luca Marini insiden pada balapan di Prancis: cedera tulang karpal tangan kanan; tidak ada seri yang terlewat. Ditambah lagi di sprint India; Patah tulang selangka kiri, ketinggalan balapan utama dan GP lainnya.
10. Alex Rins kecelakaan dalam sprint dari Italia: patah tulang kering dan tulang betis di sebelah kanan, melewatkan balapan utama dan 12 seri lainnya.
11. Fabio Quartararo kecelakaan pada balapan di Belanda: memar pada siku dan tangan kiri, patah tulang jempol kaki kanan yang semakin tergeser (sebelumnya patah akibat kecelakaan jogging); tidak seri yang terlewat.
Lihat Juga :