Inspiratif, Coach Endy Wisuda Mantan Penjudi Biliar Kini Populerkan Biliar Tanpa Judi
Kamis, 28 Desember 2023 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
"Saya pikir saat itu bahwa judi biliar itu dosa ya. Jadi kok usaha seret dan bangkrut. Pada 2016 saya memutuskan untuk tidak judi biliar lagi. Sempat dicemooh sama teman, tapi ya karena ini sudah jadi keputusan saya. Saya berhenti bukan karena kalah, tapi capek. Setelah insaf jadilah promotor Biliar Tanpa Judi. Saya berpikir kalau bukan saya yang menggerakkan biliar positif,” tuturnya.
Setelah tidak lagi melakukan judi biliar, ia mulai membuat konten Biliar Tanpa Judi, dan mengajarkan orang-orang bagaimana cara agar mahir bermain biliar. Coach Endy membuat keputusan yang kontroversial, dengan memutuskan untuk resign sebagai pegawai BUMN.
“Saya kerja 13 tahun di Palembang sebagai pengawas peron. Saya resign tahun 2022. Jadi kita ada bimbingan konseling di kereta api, terus ngobrol dan saya jelasin gimana kerjaan. Saya ditanya target jangka panjang, saya jawab nggak ada. Saya ini pengen kerja tenang, pulang tidur nyenyak. Intinya saya orang yang idealis,” tuturnya.
Lantas bagaimana kiat Coach Endy agar tidak terpengaruh judi biliar? Hal pertama yang dilakukannya yakni mengubah circle pergaulan. “Mengubah circle, komunitas BBC yang sudah dikenal di Indonesia saya bubarkan. Dan seleksi alam. Jadi saya bilang kalau komunitas ini mau terus dijalankan ya berhenti judi. Kalau nggak mau berhenti judi ya sudah bubarin,” tuturnya.
Merintis Usaha Biliar
Sesuai dengan jargon yang diusungnya Biliar Tanpa Judi, Coach Endy kemudian merintis usaha Central Billiard di Palembang. Di samping itu, membuka bisnis kuliner dan perlengkapan olahraga biliar bersama mantan atlet biliar Hendra Kurniawan atau yang dikenal dengan Hendra Carabao.
Central Billiard merupakan tempat bermain biliar yang nyaman, berkualitas, dan family friendly. Terdapat juga Musala bagi para pengunjung dan karyawan. Central Billiard mewajibkan karyawannya untuk rutin menunaikan ibadah Salat. “Apabila ada konsumen yang ikut Salat bersama karyawan, maka akan dapat tambahan waktu 30 menit untuk bermain biliar,” ujar Coach Endy.
Layaknya bermain biliar, dalam menjalankan bisnis, Coach Endy menerapkan metode bisnis mindset, konsep, dan target. Menurutnya, jika mindset dan konsep benar, maka akan tercapai target sesuai yang diharapkan. “Bagi yang ingin merintis bisnis biliar, kalian harus memiliki value sendiri dan mencari satu alasan kenapa orang harus main biliar di tempat kalian. Tentukan mindset dan konsep kalian, maka target akan mengikuti,” ujarnya.
Di tempat ini, para pecinta olahraga bola sodok tidak diperbolehkan bermain biliar dengan taruhan. Menariknya, di Central Billiard pengunjung bisa melakukan latihan gratis dengan pelayanan maksimal. Coach Endy membuka Central Billiard selalu mengedukasi bahwa biliar ini benar-benar olahraga positif yang berhubungan dengan konsentrasi.
"Kebetulan saya pelatih biliar Kota Palembang. Atlet biliar kita kemarin mendapatkan medali emas dan itu pecah rekor di Indonesia usia 9 tahun mendapatkan medali emas. Namanya Rafa tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Sumsel di OKU Raya," paparnya.
Di sini terdapat 35 meja biliar berstandar internasional buka setiap hari dari pukul 10.00-24.00 untuk reguler. Dalam melatih biliar, Coach Endy selalu mengedepankan pendekatan emosional. “Karena kalau orang latihan biasanya tegang kan, saya ajak ngobrol, ajak cerita. Udah rileks, biasanya saya menganalogikan sesuatu, belajar biliar ini sama seperti belajar mobil lho. Saya jamin tiga kali pertemuan dengan saya bisa bermain biliar,” ungkapnya.
Menurutnya, biliar itu olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi, dan berpikir strategis. Dari biliar seseorang bisa belajar mengenai nilai-nilai kehidupan. “Karena biliar itu kehidupan. Dalam biliar itu ada break atau breaking, itu sama dalam kehidupan kita dimana kita membuka peluang hidup kita. Dengan skill yang cukup, maka peluang akan lebih terbuka kepada kita,” tuturnya.
Setelah tidak lagi melakukan judi biliar, ia mulai membuat konten Biliar Tanpa Judi, dan mengajarkan orang-orang bagaimana cara agar mahir bermain biliar. Coach Endy membuat keputusan yang kontroversial, dengan memutuskan untuk resign sebagai pegawai BUMN.
“Saya kerja 13 tahun di Palembang sebagai pengawas peron. Saya resign tahun 2022. Jadi kita ada bimbingan konseling di kereta api, terus ngobrol dan saya jelasin gimana kerjaan. Saya ditanya target jangka panjang, saya jawab nggak ada. Saya ini pengen kerja tenang, pulang tidur nyenyak. Intinya saya orang yang idealis,” tuturnya.
Lantas bagaimana kiat Coach Endy agar tidak terpengaruh judi biliar? Hal pertama yang dilakukannya yakni mengubah circle pergaulan. “Mengubah circle, komunitas BBC yang sudah dikenal di Indonesia saya bubarkan. Dan seleksi alam. Jadi saya bilang kalau komunitas ini mau terus dijalankan ya berhenti judi. Kalau nggak mau berhenti judi ya sudah bubarin,” tuturnya.
Merintis Usaha Biliar
Sesuai dengan jargon yang diusungnya Biliar Tanpa Judi, Coach Endy kemudian merintis usaha Central Billiard di Palembang. Di samping itu, membuka bisnis kuliner dan perlengkapan olahraga biliar bersama mantan atlet biliar Hendra Kurniawan atau yang dikenal dengan Hendra Carabao.
Central Billiard merupakan tempat bermain biliar yang nyaman, berkualitas, dan family friendly. Terdapat juga Musala bagi para pengunjung dan karyawan. Central Billiard mewajibkan karyawannya untuk rutin menunaikan ibadah Salat. “Apabila ada konsumen yang ikut Salat bersama karyawan, maka akan dapat tambahan waktu 30 menit untuk bermain biliar,” ujar Coach Endy.
Layaknya bermain biliar, dalam menjalankan bisnis, Coach Endy menerapkan metode bisnis mindset, konsep, dan target. Menurutnya, jika mindset dan konsep benar, maka akan tercapai target sesuai yang diharapkan. “Bagi yang ingin merintis bisnis biliar, kalian harus memiliki value sendiri dan mencari satu alasan kenapa orang harus main biliar di tempat kalian. Tentukan mindset dan konsep kalian, maka target akan mengikuti,” ujarnya.
Di tempat ini, para pecinta olahraga bola sodok tidak diperbolehkan bermain biliar dengan taruhan. Menariknya, di Central Billiard pengunjung bisa melakukan latihan gratis dengan pelayanan maksimal. Coach Endy membuka Central Billiard selalu mengedukasi bahwa biliar ini benar-benar olahraga positif yang berhubungan dengan konsentrasi.
"Kebetulan saya pelatih biliar Kota Palembang. Atlet biliar kita kemarin mendapatkan medali emas dan itu pecah rekor di Indonesia usia 9 tahun mendapatkan medali emas. Namanya Rafa tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Sumsel di OKU Raya," paparnya.
Di sini terdapat 35 meja biliar berstandar internasional buka setiap hari dari pukul 10.00-24.00 untuk reguler. Dalam melatih biliar, Coach Endy selalu mengedepankan pendekatan emosional. “Karena kalau orang latihan biasanya tegang kan, saya ajak ngobrol, ajak cerita. Udah rileks, biasanya saya menganalogikan sesuatu, belajar biliar ini sama seperti belajar mobil lho. Saya jamin tiga kali pertemuan dengan saya bisa bermain biliar,” ungkapnya.
Menurutnya, biliar itu olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi, dan berpikir strategis. Dari biliar seseorang bisa belajar mengenai nilai-nilai kehidupan. “Karena biliar itu kehidupan. Dalam biliar itu ada break atau breaking, itu sama dalam kehidupan kita dimana kita membuka peluang hidup kita. Dengan skill yang cukup, maka peluang akan lebih terbuka kepada kita,” tuturnya.
Lihat Juga :