5 Penyebab Timnas Indonesia Dibantai Libya
loading...
A
A
A
Timnas Indonesia menelan kekalahan telak 0-4 dalam laga uji coba melawan Libya di pemusatan latihan ( TC ) di Turki. Setidaknya terdapat lima penyebab Merah Putih dibantai dalam laga itu.
Bermain di Mardan Sports Complex, Antalya, Turki, Selasa (2/1/2024), Timnas Indonesia menurunkan pemain debutan seperti Justin Hubner yang membuat dua blunder fatal. Adapun, empat gol yang bersarang di gawang Syahrul Trisna dicetak oleh Ahmed Ekrawa (25’), Omar Al Khoja (58’), Al Qulaib (89’), dan Alaa Al Qajdar (90+2’).
Ivar Jenner, Justin Hubner, dan Rafael Struick merupakan tiga pemain yang awalnya diproyeksi untuk membela timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 lalu. Sayangnya turnamen itu batal digelar di Indonesia, sehingga ketiganya gagal kumpul bareng.
Mereka baru latihan bersama ketika Timnas Indonesia menjalani TC (pemusatan latihan) menjelang Piala Asia 2023 yang digelar di Turki, sejak Desember 2023 lalu. Namun, Rafael Struick dan Ivar Jenner juga baru bergabung empat hari sebelum melakoni laga kontra Libya.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memasang Dendy Sulistyawan dan Dimas Drajad sebagai duet penyerang yang ditopang oleh Rafael Struick dan Ricky Kambuaya yang bermain sebagai gelandang serang.
Chemistry para pemain ini, yang berbeda jam terbang bersama Timnas Indonesia, dianggap salah satu faktor lini serang Skuad Garuda belum moncer.
Di babak kedua, Shin Tae-Yong mengganti hampir seluruh pemain kecuali kiper Syahrul Trisna Fadillah. Pada babak kedua ini Shin Tae-Yong juga memberikan kesempatan kepada pemain debutan, yakni Justin Hubner untuk mencatatakan caps pertamanya untuk timnas senior Indonesia. STY jelas masih mencari bentuk formasi ideal.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan hasil laga uji coba pertama antara Timnas Indonesia vs Libya tak akan berpengaruh pada peringkat FIFA. Ia memastikan status pertandingan kali ini berbeda dan tidak akan masuk hitungan poin badan sepak bola dunia tersebut.
Hal ini yang membuat tujuan pertandingan sejak awal bukan mencari kemenangan, akan tetapi menemukan bentuk ideal bagi para pemain Timnas Indonesia.
Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga menyatakan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong masih mengeksperimen skuadnya. Itu untuk mencari komposisi terbaik dalam pemusatan latihan (TC) di Turki untuk persiapan Piala Asia 2023
"Kami lihat juga formasi-formasi yang dibuat masih uji coba, baik pada saat babak pertama dan kedua berbeda," kata Arya Sinulingga.
Bermain di Mardan Sports Complex, Antalya, Turki, Selasa (2/1/2024), Timnas Indonesia menurunkan pemain debutan seperti Justin Hubner yang membuat dua blunder fatal. Adapun, empat gol yang bersarang di gawang Syahrul Trisna dicetak oleh Ahmed Ekrawa (25’), Omar Al Khoja (58’), Al Qulaib (89’), dan Alaa Al Qajdar (90+2’).
Berikut lima penyebab Timnas Indonesia dibantai Libya:
1. Pemain Eropa seperti Justin Hubner, Rafael Struick, dan Ivar Jenner Baru Gabung
Ivar Jenner, Justin Hubner, dan Rafael Struick merupakan tiga pemain yang awalnya diproyeksi untuk membela timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 lalu. Sayangnya turnamen itu batal digelar di Indonesia, sehingga ketiganya gagal kumpul bareng.
Mereka baru latihan bersama ketika Timnas Indonesia menjalani TC (pemusatan latihan) menjelang Piala Asia 2023 yang digelar di Turki, sejak Desember 2023 lalu. Namun, Rafael Struick dan Ivar Jenner juga baru bergabung empat hari sebelum melakoni laga kontra Libya.
2. Chemistry Pemain Lama dan Baru Belum Terbangun
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memasang Dendy Sulistyawan dan Dimas Drajad sebagai duet penyerang yang ditopang oleh Rafael Struick dan Ricky Kambuaya yang bermain sebagai gelandang serang.
Chemistry para pemain ini, yang berbeda jam terbang bersama Timnas Indonesia, dianggap salah satu faktor lini serang Skuad Garuda belum moncer.
3. Shin Tae-yong Masih Cari Formasi Ideal
Di babak kedua, Shin Tae-Yong mengganti hampir seluruh pemain kecuali kiper Syahrul Trisna Fadillah. Pada babak kedua ini Shin Tae-Yong juga memberikan kesempatan kepada pemain debutan, yakni Justin Hubner untuk mencatatakan caps pertamanya untuk timnas senior Indonesia. STY jelas masih mencari bentuk formasi ideal.
4. Tak Masuk Hitungan FIFA Matchday
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan hasil laga uji coba pertama antara Timnas Indonesia vs Libya tak akan berpengaruh pada peringkat FIFA. Ia memastikan status pertandingan kali ini berbeda dan tidak akan masuk hitungan poin badan sepak bola dunia tersebut.
Hal ini yang membuat tujuan pertandingan sejak awal bukan mencari kemenangan, akan tetapi menemukan bentuk ideal bagi para pemain Timnas Indonesia.
5. Eksperimen Shin Tae-yong
Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga menyatakan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong masih mengeksperimen skuadnya. Itu untuk mencari komposisi terbaik dalam pemusatan latihan (TC) di Turki untuk persiapan Piala Asia 2023
"Kami lihat juga formasi-formasi yang dibuat masih uji coba, baik pada saat babak pertama dan kedua berbeda," kata Arya Sinulingga.
(sto)