alexametrics

Sambangi Balaikota Semarang, David Beckham Bicara Perundungan

loading...
Sambangi Balaikota Semarang, David Beckham Bicara Perundungan
Bintang Sepak bola dunia David Bekham disambut Walikota Semarang Hendrar Prihadi/Foto Sindonews/Andik Sismanto
A+ A-
SEMARANG - Bintang sepak bola dunia David Beckham melanjutkan lawatannya di Indonesia. Rabu (28/3/2018), mantan gelandang Manchester United dan Real Madrid itu mengunjungi Balaikota Semarang.

Beckham datang bersama rombongan, dan tiba di balaikota sekitar pukul 10.00 WIB yang langsung disambut Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Kedatangan mantan pemain Paris Saint-Germain itu juga disambut sejumlah fans yang datang membawa atribut seperti kaos dan lainnya.



Sayang keinginan mereka untuk bisa berfoto bersama sang idola tidak bisa dipenuhi karena kunjungan suami Victoria Beckham di Balaikota tidak lebih dari 20 menit.

Petemuan dengan Walikota, duta Unicef itu membicarakan sejumlah isu terkait perlindungan anak dan bullying atau perundungan.

Sebelum berkunjung ke Balaikota dan bertemu Walikota Hendrar Prihadi, Beckham menyempatkan berkunjung ke sejumlah sekolah menengah pertama di Kota Semarang diantaranya SMP 17 pada Selasa (27/3/2018) dan di SMP 33 dihari Rabu (28/3/2018).

Hendrar Prihadi seusai bertemu Beckham menyatakan, kedatangan pemain legendaris itu, merupakan kejuatan bagi masyarakat Kota Semarang. Oleh karena itu meski, pengamanan cukup ketat, tetap harus diambil hikmahnya.

Dikatakan Walikota, kedatangan Beckham memiliki niat sangat baik terkait dengan persoalan perundungan dan perlindungan anak. “Beckham mengapresiasi, karena ada langkah konkret dari pemerintah Kota Semarang terhadap penanggulangan dan juga antisipasi bullying. Beckham juga menitipkan pesan kepada kami, bahwa persoalan bullying dan kekerasan terhadap anak harus dihilangkan dari Kota Semarang,” katanya.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak