Kemenangan Max Verstappen Berkat Strategi Brilian Red Bull

Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:36 WIB
loading...
Kemenangan Max Verstappen...
Edisi spesial Grand Prix F1 Anniversary ke-70 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu (9/8), menjadi panggung pembalap Red Bull Racing-Honda, Max Verstappen. Foto/Reuters
A A A
SILVERSTONE - Edisi spesial Grand Prix F1 Anniversary ke-70 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu (9/8), menjadi panggung pembalap Red Bull Racing-Honda, Max Verstappen. Strategi brilian membuatnya sukses mengalahkan duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas.

Bagi Verstappen, ini adalah kemenangan pertamanya musim ini. Itu juga kemenangan kesembilan dalam kariernya di F1 sekaligus memberikan Red Bull kemenangan pertama di Silverstone sejak 2012. Hasilnya, pria Belanda tersebut menempati posisi kedua klasemen sementara pembalap dengan 77 poin berjarak 30 poin di belakang Hamilton.

Keberhasilan di Silverstone bukan tanpa perjuangan. Pasalnya, Verstappen memulai balapan di urutan keempat dengan ban keras. Tetapi, secara krusial melompati pembalap Racing Point Nico Hulkenberg di tikungan satu yang membuat Verstappen tepat di belakang duo Mercedes.

Perlahan namun pasti, Verstappen berhasil memimpin ketika Bottas dan Hamilton berhenti dalam jarak satu putaran satu sama lain pada lap 13 dan 14, sedangkan Verstappen melanjutkan sebelum melakukan pit stop pertamanya pada lap ke-26. (Baca: Lewis Hamilton Enggan Bicara Masa Depannya di Mercedes)

Dengan Mercedes yang masih berjuang, Verstappen muncul dari pitlane tepat di belakang Bottas meskipun kru Red Bull-nya berhenti dengan lambat dan melewati pembalap Finlandia itu dalam hitungan detik untuk menyalip di sisi luar di Luffield. Enam lap kemudian Verstappen diadu lagi untuk beralih kembali ke ban keras, sedangkan Bottas juga dibawa untuk meniru strategi Red Bull. Pada tahap ini Verstappen memegang kendali dengan baik hingga akhirnya memenangkan balapan.

Usut punya usut, strategi Red Bull terkait ban menjadi titik penting keberhasilan mereka. Terbukti bahwa mobil RB16 Verstappen lebih ramah pada bannya daripada Mercedes Bottas dan Hamilton. Bottas bahkan diperingatkan timnya bahwa ban kiri depan dalam kondisi kritis saat balapan baru memasuki lap keenam.

Ban menjadi bahan pembicaraan utama dalam Grand Prix Inggris akhir pekan lalu setelah tiga mobil, termasuk dua Mercedes, mengalami kerusakan di kiri depan pada tahap penutupan balapan. Pada titik inilah Red Bull menyarankan tim merawat bannya sendiri di tengah kekhawatiran akan terjadi kerusakan saat berlari di udara kotor yang dihasilkan oleh mobil di depannya.

Perjudian Red Bull mencoba sesuatu yang berbeda pada akhirnya membuahkan hasil bagus, sementara kondisi spesifik pada hari perlombaan menghasilkan mobil yang benar-benar lebih cepat daripada Mercedes untuk pertama kalinya tahun ini. (Baca juga: Negara Teluk Minta PBB Perpanjang Embargo Senjata, Iran Kesal)

“Kami tampak sangat baik pada ban, dan kami tidak memiliki banyak masalah ban sama sekali. Ini hasil bagus untuk menang di sini dan saya sangat senang. Kami belum memiliki kesempatan untuk menekan mereka (Mercedes) sejauh ini musim ini. Kami perlu menggunakan ban lunak, yang sepertinya cocok dengan mobil kami,” ungkap Verstappen dilansir crash.net.

Sementara itu, kegagalan meraih kemenangan keempat beruntun musim ini dan hanya finis di urutan kedua membuat Hamilton kecewa. Dia mencurigai peningkatan tekanan ban Pirelli berkontribusi pada masalah degradasi Mercedes selama Grand Prix F1 Anniversary ke-70.

“Anda lihat ban mereka (Red Bull), mereka tidak mengalami masalah seperti yang kami alami hari ini (Minggu). Itu benar-benar tidak terduga untuk memiliki situasi yang kami alami. Saya sangat bersyukur telah berkembang dan berhasil menyelesaikan balapan. Saya berusaha keras untuk mengejar para pembalap lain di depan,” kata Hamilton

Kekecewaan juga dirasakan Bottas yang finis di urutan ketiga. Secara terbuka dia mempertanyakan strategi Mercedes yang dinilainya sebagai blunder fatal. Pembalap Finlandia itu berharap evaluasi menyeluruh segera dilakukan agar Mercedes kembali bangkit pada GP Catalunya, Minggu (16/8). (Lihat videonya: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 8 Orang Tewas)

“Hasil di Silverstone sangat membuat frustrasi. Jelas, memulai dari pole position dan finis di posisi ketiga, ini tidak ideal. Sebagai tim kami seolah tertidur di beberapa aspek, ketika Verstappen berada di depan kami dan strategi saya jauh dari ideal, jadi kami harus banyak belajar dari kesalahan ini,” kata Bottas. (Alimansyah)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 2026 Masuk...
Formula 1 2026 Masuk Seri Kanada, Saksikan Live Streamingnya di VISION+
Antonelli Tak Terbendung,...
Antonelli Tak Terbendung, Juara F1 GP Miami 2026 dan Raih Hattrick Kemenangan
Formula 1 GP Miami 2026...
Formula 1 GP Miami 2026 Siap Digelar, Ini Jadwal dan Link Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 GP China 2026...
Formula 1 GP China 2026 Hadirkan Race Seru, Saksikan Live Streaming di VISION+
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
McLaren MCL-HY GTR Gunakan...
McLaren MCL-HY GTR Gunakan Mesin V6 Khusus untuk Balapan WEC dan Le Mans
Special Bola
Persija Dikabarkan Rekrut...
Liga Indonesia
Persija Dikabarkan Rekrut Mantan Bek Timnas Kroasia, Tingginya Nyaris 2 Meter
Jelang Hadapi Timnas...
Bola Dunia
Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Vietnam Geber Latihan hingga Nobar Piala Dunia 2026
19 Tim Dipastikan Lolos...
Bola Dunia
19 Tim Dipastikan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Berita Terkini
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
20 Negara yang Lolos...
20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Australia Lolos ke 32...
Australia Lolos ke 32 Besar usai Bermain Imbang Lawan Paraguay
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup F: Swedia Temani Belanda dan Jepang Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved