alexametrics

Badminton Asia Championships 2018

Kesabaran Jadi Kunci Sukses Ricky/Debby

loading...
Kesabaran Jadi Kunci Sukses Ricky/Debby
Ricky Karada Suwardi/Debby Susanto ke babak perempat final Badminton Asia Championships 2018. Foto: Dok PBSI
A+ A-
WUHAN - Ricky Karada Suwardi/Debby Susanto ke babak perempat final Badminton Asia Championships 2018. Tiket babak delapan besar diraih Ricky/Debby dengan menundukkan unggulan keenam asal Malaysia, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai, 21-16, 26-24.

Ketenangan dan keyakinan di lapangan ternyata menjadi kunci utama kemenangan pasangan yang baru diduetkan sejak awal tahun 2018 ini.

"Pertama harus yakin dulu, mau lawan unggulan atau bukan, kita harus yakin sama kemampuan diri kita sendiri. Saya cuma sering mengingatkan Ricky untuk lebih kalem, karena kalau dia tenang, permainan dia di latihan itu keluar semua, jadi dianya juga lebih percaya diri dan enjoy," beber Debby saat diwawancara Badmintonindonesia.org.

"Di poin-poin akhir, saya mengubah pola permainan jadi lebih pelan karena terlalu hati-hati. Padahal di game pertama sudah bagus, di akhir game kedua, saya kembalikan lagi ke pola awal," ungkap Ricky ketika ditanya apa yang terjadi saat unggul dengan kedudukan match point 20-16.

"Lawan nggak terlalu gampang dimatikan, pemain Malaysia itu terkenal pertahanannya bagus, baik pemain putra atau putri. Jadi kami harus ekstra sabar, apalagi kalau bolanya berat, tambah nggak mudah mematikan lawan. Siapa yang lebih sabar, dia yang akan menang," jelas Debby.

Babak perempat final akan mempertemukan Ricky/Debby dengan unggulan kedua, yang juga wakil tuan rumah, Wang Yilyu/Huang Dongping. Ricky/Debby belum pernah bertemu dengan Wang/Huang sebelumnya, namun Debby pernah satu kali menang dan dua kali kalah atas Wang/Huang saat ia berpasangan dengan Praveen Jordan. (Baca juga: Empat Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final)
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak