alexametrics

Badminton Asia Championships 2018

Jadwal Wakil Indonesia di Babak Perempat Final

loading...
Jadwal Wakil Indonesia di Babak Perempat Final
Sebanyak empat wakil Indonesia akan berjuang di babak perempat final Badminton Asia Championships 2018 hari ini. Foto: Dok PBSI
A+ A-
WUHAN - Sebanyak empat wakil Indonesia akan berjuang di babak perempat final Badminton Asia Championships 2018 hari ini. Masing masing dua wakil dari sektor ganda putri dan campuran.

Wakil Indonesia pertama yang akan tampil di Wuhan Sports Center Gymnasium, China, Jumat (27/4/2018) adalah Tontowi Ahamad/Liliyana Natsir. Owi/Butet bakal menghadapi pasangan China, He Jiting/Du Yue.

Setelah pertandingan tersebut, pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu bakal unjuk kebolehan. Greysia/Apriyani akan menantang pasangan unggulan kedua asal Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.

Bentrok Indonesia-Korea kembali terjadi di nomor ganda putri. Pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta akan menantang wakil dari Negeri Sakura lain, Naoko Fukuman/Kurumi Yonao.



Wakil Indonesia terakhir yakni Ricky Karandasuwardi/Debby Susanto. Pasangan yang baru membuat kejutan dengan mengalahkan Chen Qingchen/Jia Yifan tersebut bakal menghadapi Wang Yilyu/Huang Dongping.

Laga itu akan cukup krusial mengingat lawan merupakan unggulan kedua dari China. Kemungkinan mereka mengusung misi menuntaskan dendam atas kekalahan kompatriot mereka.

Jadwal Indonesia di Perempat Final Badminton Asia Championships 2018
Sektor Pertandingan
Ganda Campuran Tontowi Ahamad/Liliyana Natsir vs He Jiting/Du Yue (China)
Ganda Putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi  (Jepang)
Ganda Putri Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta vs Naoko Fukuman/Kurumi Yonao (Jepang)
Ganda Campuran Ricky Karandasuwardi/Debby Susanto vs Wang Yilyu/Huang Dongping (China)
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak