alexametrics

PSSI Anniversary Cup 2018

Diimbangi Korea Utara, Peluang Indonesia U-23 Juara Tertutup

loading...
Diimbangi Korea Utara, Peluang Indonesia U-23 Juara Tertutup
Peluang tim nasional (timnas) Indonesia U-23 menjuarai PSSI Anniversary Cup 2018 tertutup/Foto/Twitter/PSSI
A+ A-
BOGOR - Peluang tim nasional (timnas) Indonesia U-23 menjuarai PSSI Anniversary Cup 2018 tertutup. Garuda Muda gagal meraih kemenangan dan hanya bermain imbang 0-0 melawan Korea Utara di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (30/4/2018).

Indonesia mengalami problem yang sama seperti saat dikalahkan Bahrain 0-1 pada laga pembuka, Jumat (27/4/2018). Febri Hariyadi dkk kesulitan mencetak gol meski banyak peluang tercipta. Sentuhan akhir yang mematikan masih menjadi PR bagi pelatih Luis Milla.

Catatan Labbola, ada 13 tembakan yang dilancarkan pemain Indonesia ke gawang Korea Utara, namun hanya dua tepat sasaran. Sedangkan Korea Utara melapaskan 13 tembakan dengan tiga mengarah ke gawang. Penguasaan bola Indonesia hanya 40% berbanding 60%.



Hasil ini membuat posisi Indonesia di papan klasemen tetap terpuruk di posisi juru kunci dengan satu poin. Bahrain memuncaki klasemen dengan empat angka setelah bermain imbang dengan Uzbekistan 2-2 di laga sebelumnya. Sedangkan Uzbekistan dan Korea Utara berbagi tempat dengan mengemas dua angka. (Baca juga: Drama Enam Gol, Uzbekistan Bendung Peluang Bahrain).

Di laga pamungkas, Indonesia akan menghadapi Uzbekistan di Stadion Pakansari, pada Kamis, 3 Mei mendatang. Ini akan menjadi laga yang sulit bagi Garuda Muda menghadapi Uzbekistan yang merupakan juara AFC U-23 2018. Sedangkan Bahrain akan meladeni Korea Utara di tempat dan hari yang sama.

Bahrain hanya butuh hasil imbang untuk mengangkat trofi juara dengan catatan, Uzbekistan tidak menang melawan Indonesia. Ajang yang sekaligus tes event Asian Games 2018 ini menggunakan format round-robin (semua tim bertemu), dan sang juara ditentukan dengan posisi di klasemen.

Seperti di babak pertama melawan Korea Utara, Indonesia tak mampu menyelesaikan peluang dengan baik. Peluang emas didapat Septian David Maulana melalui skema serangan balik, namun gagal memaksimal kesempatan tersebut meski berhadapan dengan kiper Korea Utara. Begitupun peluang Spaso yang melebar. (Baca juga: Babak I: 8 Tembakan Garuda Muda ke Gawang Korea Utara U-23 Gagal Berbuah Gol)
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak