alexametrics

Mantan Juara Kelas Ringan WBA Bermimpi Tampil di AS

loading...
Mantan Juara Kelas Ringan WBA Bermimpi Tampil di AS
Anthony Crolla berharap bisa kembali menjadi juara tinju dunia kelas ringan. / Foto: Stretty News
A+ A-
MANCHESTER - Mantan juara tinju dunia kelas ringan WBA, Anthony Crolla bermimpi untuk tampil di Amerika Serikat dan di sisi lain dirinya juga ingin berhadapan dengan juara dunia di tiga kelas berbeda, Vasyl Lomachenko di Manchester.

Selain Lomachenko, di jajaran papan atas kelas ringan juga terdapat nama-nama seperti Jorge Linares dan juara WBC, Mikey Garcia. Lomachenko akhir pekan kemarin sukses merebut sabuk WBA (Super) dengan menghentikan Linares.

Dengan kemungkinan terjadinya bentrokan unifikasi gelar antara Garcia dengan juara IBF, Robert Easter Jr, dan Lomachenko sepertinya bakal menghadapi juara WBO, Raymundo Beltran, maka Crolla menyadari bahwa dia hanya bisa menunggu adanya tawaran kembali merebut mahkota dunia.

"Itulah situasinya sekarang. Saya sedang menunggu kabar, tetapi saya ingin dan percaya saya bisa menjadi juara dunia lagi," ungkap Crolla kepada Sky Sports.

"Ini divisi yang sulit saat ini dan saya tidak yakin apa yang akan terjadi dengan Lomachenko, sementara Garcia akan bertarung dengan Easter Jr," tambah pria asal Manchester, Inggris.

Petinju berjuluk Million Dollar ini berharap bisa mendapatkan pertarungan eliminasi akhir, sehingga dia tidak terlalu jauh untuk menjangkau para juara dunia. Dia akan mencari informasi secepatnya dalam beberapa pekan ke depan. "Pergi ke AS masih menjadi mimpi bagi saya dan saya tahu saya bisa mengambil poin yang bagus di sana," tukasnya

"Begitu banyak orang mengatakan mereka menginginkan perjalanan ke AS dan saya lebih dari senang untuk pergi jika ada kesempatan, sebenarnya, saya akan melompatinya!" pungkas pemilik rekor 33-6-3, 13KO.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak