alexametrics

Carmona Sesumbar Rebut Mahkota WBA dengan Memukul KO Khalid

loading...
Carmona Sesumbar Rebut Mahkota WBA dengan Memukul KO Khalid
David Carmona bertekad mencuri sabuk juara kelas terbang super WBA dengan merobohkan Khalid Yafai. / Foto: Boxeo Mundial
A+ A-
FRESNO - Petinju Meksiko, David "Severo" Carmona akan mengerahkan kemampuan terbaiknya dan tampil menekan agar bisa memaksakan kemenangan KO dalam menghadapi juara kelas terbang super WBA, Khalid "Kal" Yafai di Fresno, California, Amerika Serikat, Minggu (27/5) WIB.

Sebelum menghadapi juara tinju dunia asal Inggris tersebut, Carmona mengaku telah mempersiapkan diri untuk merebut kemenangan KO.

"Kami akan mendasarkan diri untnuk menyerangnya, memukulnya, menekannya sepanjang laga dan tidak membiarkan dia menerapkan strateginya," kata Carmona kepada Sports Productions dan All Star Boxing Inc.



Pria berusia 27 tahun itu bertekad untuk menasbihkan diri sebagai raja kelas terbang super WBA melalui kemenangan KO. "Jika diberikan, saya akan mencarinya, tapi saya akan menjelaskannya dalam 12 ronde bahwa saya akan menjadi pemenang," tandasnya.

Meskipun Yafai memiliki rekor sempurna, Carmona tidak terpengaruh sedikitpun. "Saya petinju petarung yang tahu cara melakukan serangan balik," sesumbarnya.

"Dalam hal ini kami telah memutuskan untuk terus maju dan menyerang. Kami akan melawan pesaing yang tidak pernah kalah, tetapi kami akan mencobanya dan melihat apakah dia dapat menahannya," papar Carmona.

Sementara, bagi Yafai, pertempuran ini menandai penampilan perdananya di Negeri Paman Sam. Petinju belum terkalahkan berusia 28 tahun itu sepanjang kariernya selalu naik ring di wilayah Inggris Raya.
Tale of The Tape
Khalid YafaivsDavid Carmona
11 Juni 1989Lahir01 Mei 1991
InggrisAsalMeksiko
163cmTinggi163cm
-Jangkauan168cm
KalJulukanSevero
OrthodoxStanceOrthodox
23 (14KO)Menang21 (9KO)
-Kalah5
-Seri5
(nug)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak