Ini Penyebab Anthony Ginting Ditekuk Wakil Kanada di Indonesia Masters 2024
Minggu, 28 Januari 2024 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
Onik -sapaan Ginting- sendiri sebenarnya sudah hampir mengunci kemenangan di gim ketiga di mana dia sudah memimpin 19-15. Sayangnya, dia lengah dan membuat error demi error hingga akhirnya Yang berbalik unggul dan menang dengan skor 21-19.
Pemain ranking empat dunia itu pun menilai hal itu terjadi karena dirinya kurang berani dan nekad. Walaupun di sisi lain, dia juga tak memungkiri bahwa lawannya yang duduk di ranking 24 dunia itu memang bermain sangat apik dalam laga ini.
“Sempat waktu dia ada perubahan pola permainan, saya coba buat lebih melakukan pola nyerang, cuman ada beberapa poin yang jadi mati sendiri atau keluar. Tapi Brian memang main cukup baik, defense dan serangan juga. Mungkin itu yang buat pergerakan saya kurang enak di lapangan. Waktu ada perubahan dikit, meskipun leading, saya kurang berani dan nekad,” jelas pemain kelahiran Cimahi itu.
Lebih lanjut, Ginting menampik bahwa performanya goyah di poin-poin kritis terjadi akibat dukungan suporter yang begitu meriah di Istora Senayan sehingga membuatnya bermain terburu-buru. Dia yakin hal itu terjadi karena dirinya tak mampu mengantisipasi perubahan-perubahan strategi yang dilakukan oleh Yang.
“Pengaruh penonton enggak ada sih. Ini bukan kali pertama saya main di Istora, pasti udah tau celahnya, harus jaga pikirannya dari sebelum pertandingan,” jelas pemain berusia 27 tahun itu.
Pemain ranking empat dunia itu pun menilai hal itu terjadi karena dirinya kurang berani dan nekad. Walaupun di sisi lain, dia juga tak memungkiri bahwa lawannya yang duduk di ranking 24 dunia itu memang bermain sangat apik dalam laga ini.
“Sempat waktu dia ada perubahan pola permainan, saya coba buat lebih melakukan pola nyerang, cuman ada beberapa poin yang jadi mati sendiri atau keluar. Tapi Brian memang main cukup baik, defense dan serangan juga. Mungkin itu yang buat pergerakan saya kurang enak di lapangan. Waktu ada perubahan dikit, meskipun leading, saya kurang berani dan nekad,” jelas pemain kelahiran Cimahi itu.
Lebih lanjut, Ginting menampik bahwa performanya goyah di poin-poin kritis terjadi akibat dukungan suporter yang begitu meriah di Istora Senayan sehingga membuatnya bermain terburu-buru. Dia yakin hal itu terjadi karena dirinya tak mampu mengantisipasi perubahan-perubahan strategi yang dilakukan oleh Yang.
“Pengaruh penonton enggak ada sih. Ini bukan kali pertama saya main di Istora, pasti udah tau celahnya, harus jaga pikirannya dari sebelum pertandingan,” jelas pemain berusia 27 tahun itu.
Lihat Juga :