alexametrics

Kemenpora Apresiasi Potensi Atlet Paragliding Sumbar di TROI Seri 1

loading...
Kemenpora Apresiasi Potensi Atlet Paragliding Sumbar di TROI Seri 1
Para pemenang TROI mendapatkan apresiasi dari Kemenpora. Foto : Kemenpora
A+ A-
DHARMASRAYA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengapresiasi potensi atlet tuan rumah usai menguasai pertandingan pada kejuaraan Paragliding Trip Of Indonesia (TROI) di Bukit Tambun, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (24/6/2018).

Hal tersebut dikatakan Teguh Raharjo selaku Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora usai menutup Kejuaraan Paragliding TROI seri pertama yang berlangsung di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (24/6/2018).

"Kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga sangat mengapresiasi kesuksesan acara ini. TROI seri pertama ini potensi peserta khususnya di Sumatera Barat cukup terlihat dan kedepan bisa mengharumkan nama bangsa," kata Teguh dalam rilis yang diterima SINDONews, Senin (25/6/2018).

Dalam kejuaraan Paragliding TROI seri pertama ini, Sumatera Barat berhasil menguasai lima dari enam kelas yang dipertandingkan. Kelima kelas sukses diborong dengan menyandang juara pertama.

Lima kelas atau kategori tersebut yaitu Senior Putra, Senior Putri, Junior Putra, Master (Lolita) dan Tandem. Sedangkan satu kategori lainnya, yakni Junior Putri berhasil diduduki peserta asal Jawa Timur.

Tak hanya itu, Teguh Raharjo juga mengklaim jika melalui TROI, Kemenpora dukung Daerah untuk gerakan sport Tourism. "Saya berharap melalui kegiatan seperti ini semakin banyak lokasi dan daerah-daerah lain semakin di eksplore potensi keunggulan olahraganya, sehingga mampu benar-benar dapat memaksimalkan potensi daerah sebagai sport tourism dan kami hadir dan ada untuk mendukung itu," pungkasnya.

Troi digelar selama tiga hari dengan nomor lomba Senior Putra, Senior Putri, Junior Putra, Junior Putri, Tendem, veteran (Lolita) yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia.

Sementara Bupati Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengapresiasi kejuaraan TROI seri pertama yang berlangsung di wilayahnya, terhitung sejak 22-24 Mei 2018.

"Ini suatu terobosan bagaimana dharmasraya bisa terkenal dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, baik tingkat nasional maupun internasional. Ini bukan mencari juara satu dua atau tiga. Tetapi menjadi lebih baik untuk mengharumkan nama bangsa di mata dunia," ucap Sutan Riska.

Meski sukses dari segi pelaksanaan, pihaknya akan terus mengembangkan potensi olahraga rekreasi tersebut guna memancing masyarakatnya untuk bisa mengembangkan diri di bidang Aero Sport.

Untuk itu, segala fasilitas khususnya akses akan segera dikebut agar terjangkau dengan mudah melalui kendaraan apapun. "Tentu kami akan terus berbenah, khususnya mengenai akses ke tempat ini," jawabnya.

Senada dilontarkan Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Dharmasraya, Syahrul Furqon. Ia berharap pada tahun berikutnya, Kabupaten Dharmasraya kembali dipercaya untuk menjadi salah satu tuan rumah kejuaraan Paragliding Trip Of Indonesia.

"Bahwa TROI seri 1 ini merupakan langkah awal bagi kita. Dan kami berharap untuk berikutnya kiranya bisa merekomendasikan TROI berikutnya di tahun 2019. Sehingga TROI ini bisa kontinu diadakan di Kab Dharmasraya," harap Furqon.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak