alexametrics

Pegolf Berdarah Indonesia Pimpin Hari Pertama Indonesia Open 2018

loading...
Pegolf Berdarah Indonesia Pimpin Hari Pertama Indonesia Open 2018
Pegolf Berdarah Indonesia Pimpin Indonesia Open 2018/BRI Indonesia Open
A+ A-
JAKARTA - Pegolf berdarah Indonesia, Johannes Veerman, memimpin hari pertama Turnamen Golf Bank BRI Indonesia Open 2018 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Kamis (12/7). Veerman yang mulai bermain di Asian Tour sejak tahun 2016 merupakan pria berdarah campuran Indonesia dan Belanda. Namun dia berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Dia ties dengan Matthew Millar dari Australia. Veerman dan Millar masing-masing mencetak 66 pukulan atau 6 di bawah par. Veerman membuat tujuh birdie di hole dua, empat, enam, empat belas, dan tiga hole terakhir. Namun, dia mencetak bogey di hole lima. Sementara Matthew mencetak delapan birdie dan dua bogey. Birdie di dua hole pertama, hole empat, lima, enam, tujuh, sebelas, dan tujuh belas. Bogey di hole lima dan enam.

Persaingan di hari pertama sangat ketat yang bisa dilihat dari posisi puncak klasemen hanya terpaut satu pukulan dari peringkat di bawahnya. Enam pemain ties di posisi kedua, yaitu Dodge Kemmer, Justin Harding, Khalin Joshi, Paul Peterson, Kurt Khayama, dan Udayan Mane.

Kevin Caesario Akbar, pegolf amateur Indonesia yang akan memperkuat tim nasional Indonesia di Asian Games menjadi pegolf Indonesia yang mencetak hasil terbaik di hari pertama ini. Dia mencetak 71 pukulan atau 1 di bawah par. Dia mencetak empat birdie di hole satu, enam, delapan, dan empat belas. Namun mencetak tiga bogey di hole dua, empat, dan dua belas.



''Tadi di lapangan saya bermain sangat nyaman. Arah angin di Pondok Indah Golf sangat mendukung tipe pukulan saya. Banyak kesempatan untuk membuat birdie,” kata Kevin, salah satu dari lima pegolf Indonesia proyeksi Asian Games 2018.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) Ari Hidrijantoro berharap para pegolf timnas bisa tetap fokus dan menunjukan performa terbaiknya di Indonesia Open. ''Kami selalu bekerja dengan sistem periodisasi. Kami ingin mencapai puncak permainan di Asian
Games. Di Indonesia Open ini, kami tidak mau membandingkan penampilan para pemain amatir dengan pemain pro. Tapi harus tetap fokus pada permainan diri sendiri. Kami sudah dapat memperhitungkan untuk bisa mendapatkan medali di Asian Games, minimal harus bisa mencetaktiga di bawah par setiap harinya,” jelas Ari.

Sementara itu, pegolf pro Indonesia yang mencetak hasil terbaik di pertandingan hari pertama ini adalah A. Hardjito dan Jordan Irawan. Masing-masing mencetak 72 pukulan atau even par. BRI Indonesia Open 2018 menyediakan hadiah yang cukup menggiurkan, yaitu USD500 ribu. Jumlah tersebut naik USD200 ribu dari tahun tersebut. Indonesia Open merupakan turnamen golf bergengsi yang sudah ada di Indonesia sejak tahun 1974.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak