alexametrics

Puji Pesiden Putin, Conor McGregor Dikecam Netizen

loading...
Puji Pesiden Putin, Conor McGregor Dikecam Netizen
Pujian Bintang UFC Conor McGregor yang menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai 'salah satu pemimpin terbesar saat ini' menuai kecaman/Foto/Twitter
A+ A-
MOSCOW - Bintang Ultimate Fighting Championship (UFC) Conor McGregor memuji Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai 'salah satu pemimpin terbesar saat ini'. McGregor menghadiri final Piala Dunia 2018 yang mempertemukan Prancis vs Kroasia di Stadion Luzhniki, Moscow, Minggu (15/7/2018) sebagai tamu presiden.

McGregor memposting gambar di akun Instagram pribadinya dengan Putin di Stadion Luzhniki. "Hari ini saya diundang ke final Piala Dunia sebagai tamu Presiden Rusia Vladimir Putin," kata mantan juara du dua divisi itu. "Pria ini adalah salah satu pemimpin terbesar di zaman kita dan saya merasa terhormat untuk menghadiri acara penting seperti itu di sampingnya."

"Hari ini adalah kehormatan bagiku Tuan Putin. Terima kasih dan selamat atas Piala Dunia yang luar biasa."

McGregor kemudian menandatangani pesannya dengan bahasa rusia, yang diterjemahkan artinya "Ayo, Rusia!"



Namun, posting-an petarung Irlandia itu disambut dengan kemarahan oleh banyak penggemarnya di media sosial.

Seorang netizen bekomentar di Twitter meminta McGregor untuk 'meneliti sejarah'. Sedangkan lainnya mengatakan McGregor seorang petarung hebat, tapi penilai karakter yang buruk. Itu dikaitkan dengan tuduhan Rusia telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia, dan dituduh Inggris meracuni mantan mata-mata Sergei Skripal dan putrinya Yulia di tanah Inggris.



McGregor berada di final Piala Dunia bertepatan dengan rencana taurang dengan juara ringan UFC Khabib Nurmagomedov, yang diharapkan akan bertemu akhir tahun ini. Jika terlaksana itu akan melihat kembalinya pertarung 30 tahun itu ke oktagon untuk pertama kalinya sejak November 2016, dan akan menjadi pertarungan pertamanya sejak debut tinjunya melawan Floyd Mayweather pada Agustus tahun lalu.

Namun, pertarungan itu bergantung pada apakah McGregor dibersihkan dari tuduhan penyerangan dan kejahatan kriminal menyusul serangan terhadap bus di acara UFC di Brooklyn pada bulan April. McGregor akan muncul di pengadilan pada 26 Juli dalam kaitannya dengan insiden itu.



(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak