Sempat Tolak Tawaran Indonesia, Park Hang-seo Masuk Bursa Calon Pelatih Korea Selatan
Sabtu, 17 Februari 2024 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Dia adalah Park Hang-seo yang diyakini pantas untuk menjadi juru latih anyar Korea Selatan. Menurut laporan Think Curve, PHS bahkan didukung oleh beberapa orang yang salah satunya adalah Profesor di Korea University, Yoon Song-hak.
Yoon menuliskan sebuah artikel yang membandingkan cara memimpin Klinsmann dan PHS. Dalam artikel tersebut, PHS disebut lebih baik ketimbang Klinsmann secara manajemen tim dan kedisiplinan.
“Aturan pertama Park Hang-seo adalah semua pemain harus makan dan meninggalkan meja pada waktu yang bersamaan. Tanpa membuat pengecualian bagi siapapun. Poin kedua adalah para pemain harus selalu mengenakan seragam timnas. Entah itu saat latihan, makan, atau apa pun. Dia sendiri yang akan melakukan hal yang sama,” tulis Yoon, dikutip Think Curve, Jumat (16/2/2024).
“Poin ketiga adalah pemain dilarang menggunakan ponselnya saat makan, menghadiri rapat tim, atau berlatih. Semua pemain harus meletakkan ponselnya di ruang ganti pada pagi hari dan mengembalikannya setelah latihan,” sambung tulisan tersebut.
“Padahal Klinsmann memberikan kebebasan kepada pemainnya. Anda bisa memakannya kapan saja. Siapa pun yang selesai makan lebih dulu, boleh bangun dan pergi duluan,” tambah tulisan Yoon.
Yoon menuliskan sebuah artikel yang membandingkan cara memimpin Klinsmann dan PHS. Dalam artikel tersebut, PHS disebut lebih baik ketimbang Klinsmann secara manajemen tim dan kedisiplinan.
“Aturan pertama Park Hang-seo adalah semua pemain harus makan dan meninggalkan meja pada waktu yang bersamaan. Tanpa membuat pengecualian bagi siapapun. Poin kedua adalah para pemain harus selalu mengenakan seragam timnas. Entah itu saat latihan, makan, atau apa pun. Dia sendiri yang akan melakukan hal yang sama,” tulis Yoon, dikutip Think Curve, Jumat (16/2/2024).
“Poin ketiga adalah pemain dilarang menggunakan ponselnya saat makan, menghadiri rapat tim, atau berlatih. Semua pemain harus meletakkan ponselnya di ruang ganti pada pagi hari dan mengembalikannya setelah latihan,” sambung tulisan tersebut.
“Padahal Klinsmann memberikan kebebasan kepada pemainnya. Anda bisa memakannya kapan saja. Siapa pun yang selesai makan lebih dulu, boleh bangun dan pergi duluan,” tambah tulisan Yoon.
Lihat Juga :