alexametrics

Badan Pembinaan Potensi Anak Muda Disiapkan

loading...
Badan Pembinaan Potensi Anak Muda Disiapkan
Badan Pembinaan Potensi Disiapkan. (Koran SINDO. Eko Purwanto).
A+ A-
BOGOR - Munculnya anak-anak muda berprestasi mendorong pemerintah untuk membentuk sebuah badan khusus guna mengembangkan individu-individu potensial. Badan tersebut bukan hanya menampung atlet muda berprestasi melainkan untuk sektor lainnya di luar sektor olahraga.

Rencana tersebut diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima atlet lari Lalu Muhammad Zohri di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, kemarin. Seperti diketahui, Zohri meraih juara 1 pada Kejuaraan Dunia Atletik 100 meter putra U-20 di Tampere, Finlandia, pekan lalu.

Menurut Presiden, pembentukan badan untuk pembinaan sejak dini itu diperlukan agar agar anak-anak yang memiliki potensi dapat dibina sejak kecil. "Kita baru mempersiapkan sebuah badan yang namanya Badan Management Strategis untuk Talenta. Ini baru disiapkan," ujar Presiden di Istana Bogor, kemarin.

Presiden mengatakan, badan tersebut akan melihat talenta-talenta yang kemungkinan besar memiliki peluang prestasi baik di berbagai bidang. Mulai dari olahraga, teknik, matematika, kepemimpinan ataupun yang lainnya.

"Tidak hanya di olahraga, mana bakat kepemimpinan yang baik nanti disalurkan ke sebalah mana, mana yang memiliki kepandaian di bidang sains teknologi, IT, semuanya. Saya kira memerlukan itu," ujar dia.

Menurut Presiden, pembentukan badan ini sedang dalam proses di Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Dengan adanya badan ini, pemerintah akan mempunyai database talenta anak-anak potensial di Indonesia yang kemudian akan dibina sejak dini.

"Kalau badan ini kita punyai artinya nanti database talenta-talenta betul-betul secara detail akan diikuti sejak dini. Sehingga suntikan misalnya urusan suntikan gizi, nutrisi dan lain-lain bisa mulai dibangun sejak awal," paparnya.

Jokowi menegaskan, untuk mencapai sebuah prestasi tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, perlu dilakukan pembinaan-pembinaan yang dilakukan sejak masih kecil.

"Jangan bermimpi itu. Kalau kita masih kita terus-teruskan model instan, tidak bisa. Dari betul-betul sejak dini. Oleh sebab itu perlu badan strategis untuk talenta tadi. Penting," ungkapnya.

Tidak hanya pembibitan anak-anak berpotensi sejak dini, lembaga ini juga akan terus melakukan pemantauan bahkan sampai setelah prestasi diraih. Dia mencontohkan, lembaga ini akan merancang apa yang akan dilakukan pasca kemenangan atlet.

"Misalnya setelah menang apa yang akan dilakukan. Negara maupun yang bersangkutan betul-betul harus sinkron terus menuju ke sebuah titik tujuan," ujarnya.

Mantan Wali Kota Surakarta ini mengungkapkan, selama ini belum ada lembaga seperti ini sehingga anak-anak yang berprestasi tidak mendapatkan dukungan maksimal. Dia berharap hal ini dapat memberikan dukungan maksimal bahkan sampai ke hal terkecil.

"Manajemen seperti ini saya kita perlu mulai kelola. Sehingga, semua bergerak memberikan back up kepada talenta-talenta yang memiliki bakat," kata dia.

Terkait prestasi Zohri, Presiden berharap akan muncul bintang-bintang olahraga lainnya di Tanah Air. Salah satunya, melalui event Asian Games 2018 Agustus mendatang.

"Nanti muncul superstar lagi yang kira-kira dapat emas 4. Satu orang dapat emas 3. Itu yang kita harapkan muncul superstar yang membangkitkan, memberikan inspirasi-inspirasi kolektif kepada bangsa," ucapnya.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak