Francesco Bagnaia Ingin Dominasi 44 Balapan MotoGP 2024
Minggu, 18 Februari 2024 - 19:05 WIB
loading...
Francesco Bagnaia mengklaim bahwa dirinya bakal mendominasi 44 balapan MotoGP 2024 / Foto: Ducati Corse (@ducaticorse) ยท X
A
A
A
Francesco Bagnaia mengklaim bahwa dirinya bakal mendominasi 44 balapan MotoGP 2024. Hal ini dilakukan agar dia dapat mempertahankan gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Pada musim lalu, Bagnaia berhasil mengemas 467 poin dengan raihan tujuh kemenangan dan 15 podium balapan utama serta empat kemenangan sprint dari 20 seri. Namun, bintang asal Italia itu beberapa kali terjatuh.
Salah satu yang terparah adalah pada balapan di MotoGP Catalunya 2023. Saat itu kaki Bagnaia terlindas oleh rider KTM Red Bull, Brad Binder.
Baca Juga: Andrea Dovizioso: MotoGP 2024 Panggung Pembalap Ducati
Meski Pecco tak absen satu balapan pun karena kecelakaan itu, tetapi momen itu membuat rivalnya, Jorge Martin, bangkit dan mampu memangkas jarak darinya di posisi kedua. Beruntung, dia mampu tetap tenang walau dalam posisi tertekan sehingga tetap menjaga takhtanya hingga akhir musim.
Pecco mengakui bahwa MotoGP 2023 berjalan sulit baginya walau mampu mempertahankan gelar juara. Salah satu tantangan terberatnya adalah menjaga konsistensi sepanjang musim.
"Musim lalu sulit. Saya terjatuh beberapa kali. Sangat penting untuk menunjukkan konsistensi. Seperti biasa, harus kompetitif, tapi tetap memperhatikan keteraturan," kata Bagnaia dilansir dari Motosan, Minggu (18/2/2024).
Pada musim lalu, Bagnaia berhasil mengemas 467 poin dengan raihan tujuh kemenangan dan 15 podium balapan utama serta empat kemenangan sprint dari 20 seri. Namun, bintang asal Italia itu beberapa kali terjatuh.
Salah satu yang terparah adalah pada balapan di MotoGP Catalunya 2023. Saat itu kaki Bagnaia terlindas oleh rider KTM Red Bull, Brad Binder.
Baca Juga: Andrea Dovizioso: MotoGP 2024 Panggung Pembalap Ducati
Meski Pecco tak absen satu balapan pun karena kecelakaan itu, tetapi momen itu membuat rivalnya, Jorge Martin, bangkit dan mampu memangkas jarak darinya di posisi kedua. Beruntung, dia mampu tetap tenang walau dalam posisi tertekan sehingga tetap menjaga takhtanya hingga akhir musim.
Pecco mengakui bahwa MotoGP 2023 berjalan sulit baginya walau mampu mempertahankan gelar juara. Salah satu tantangan terberatnya adalah menjaga konsistensi sepanjang musim.
"Musim lalu sulit. Saya terjatuh beberapa kali. Sangat penting untuk menunjukkan konsistensi. Seperti biasa, harus kompetitif, tapi tetap memperhatikan keteraturan," kata Bagnaia dilansir dari Motosan, Minggu (18/2/2024).
Lihat Juga :