alexametrics

Yamaha Sunday Race 2018

Pembalap DKI Kuasai Podium, Andika Juara Umum Sport 250cc ComPro

loading...
Pembalap DKI Kuasai Podium, Andika Juara Umum Sport 250cc ComPro
Persaingan ketat di kelas Sport 150cc Comm. A seri keempat Yamaha Sunday Race 2018 akhirnya dimenangkan Akbar Aprili Riyanto. / Foto: SINDOnews/Wahyu Nugroho
A+ A-
BOGOR - Persaingan yang cukup ketat di kelas Sport 150cc Comm. A seri terakhir atau keempat Yamaha Sunday Race 2018 akhirnya menampilkan Akbar Aprili Riyanto sebagai sang pemenang.

Dalam balapan enam lap yang dihelat di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Minggu (12/8) tersebut, Akbar menjadi yang tercepat dengan torehan waktu 12:09.958.



Akbar sejak meninggalkan garis start sudah harus memacu tunggangannya agar mampu bersaing di barisan depan. "Pada lap-lap awal mencoba mengejar para pembalap yang ada di depan," ungkap pembalap Ridebull Community ini seusai perlombaan.

Tepat di belakang Akbar, terdapat Dyaz Anelka Priangga dari tim YROI (Yamaha R25 Owners Indonesia) yang mempunyai catatan waktu 12:10.338. Dan podium terakhir dihuni Rivan Ledoh, yang sama dengan Akbar dan Dyaz berasal dari DKI Jakarta. Rivan menorehkan waktu 12:11.766.

Rivan tampaknya masih kurang begitu beruntung dalam perlombaan kali ini. Sempat memimpin, akhirnya pembalap YR15CI (Yamaha R15 Club Indonesia) ini melorot di urutan ketiga. "Sempat memimpin di beberapa lap, tapi di lap-lap terakhir, motor ada kendala," sesalnya.

Pada kelas 150cc Comm. B, pembalap dari Jawa Barat, Sugiartono berhasil menjadi pemenang dengan torehan waktu 12:46.295. Dia unggul atas dua pembalap asal Banten, Haafidhuddin De'syaban (13:02.158) dan Imam Fajarie (13:03.418).

Saat konferensi pers seusai balapan, Sugiartono mengungkapkan bahwa race kali ini dijadikannya untuk mencari pengalaman dari para pembalap Comm. A, karena dilangsungkan secara bersamaan.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak