alexametrics

Kinerja Bale-Benzema Positif di Pramusim, Lopetegui Lega

loading...
Kinerja Bale-Benzema Positif di Pramusim, Lopetegui Lega
Kinerja Bale-Benzema Positif di Pramusim, Lopetegui Lega
A+ A-
MADRID - Satu gelar dipersembahkan Julen Lopetegui pada musim pertamanya di Santiago Bernabeu. Itu jika Bernabeu Trophy dihitung dalam daftar gelar.



Kalaupun tidak dihitung, Madrid sedikit bisa bernapas lega karena mereka memiliki modal positif sebelum tampil di Piala Super Eropa melawan Atletico Madrid, Kamis (16/8) dini hari. Bernabeu Trophy menjadi rangkaian turnamen pramusim yang dijalani Real Madrid.

Setelah menjalani tur pramusim di Amerika Serikat (AS) melawan Manchester United (MU), AS Roma, dan Juventus, pasukan Los Blancos kembali ke kandang sendiri untuk menghadapi AC Milan. Menghadapi tim pengoleksi gelar terbanyak Liga Champions di Italia tersebut, Los Blancos dominan dengan melesakkan tiga gol melalui Karim Benzema, Gareth Bale dan Marco Asensio.



Sedangkan tim tamu, Rossoneri hanya sekali menjebol gawang lewat penyerang anyar mereka Gonzalo Higuain. “Menang di Bernabeu selalu istimewa,” kata Lopetegui di situs resmi Real Madrid. Meski pramusim, kemenangan itu setidaknya menjadi indikasi bagaimana Real Madrid mulai bisa move on dari Cristiano Ronaldo.

Dari empat pertandingan pramusim yang dijalani, El Real tak pernah berhenti membuat gol. Saat kalah dari MU, mereka melesakkan satu gol, tapi menghadapi AS Roma dan Juventus masing-masing mencetak dua serta tiga gol. Sedangkan menghadapi Milan, mereka membuat tiga gol. Artinya, dalam empat pertandingan ada sembilan gol berhasil disarangkan.



Lebih menenangkan, Benzema dan Asensio memperlihatkan produktivitas mereka di pramusim ini. Asensio yang masih harus berjuang mendapatkan tempat utama bisa membuat tiga gol. Bale yang diharapkan bisa menggantikan peran Ronaldo memperlihatkan bagaimana dia berkembang dengan tiga gol di pramusim. Tiga gol tersebut tercipta dalam tiga laga terakhir. Penampilan Bale ini sekaligus menepikan semua spekulasi bahwa dia ingin hengkang dari Madrid.

“Saya tidak mau bicara tentang musim sebelumnya. Bale memiliki komitmen pada klub. Dia memang mengalami perubahan posisi, tapi ini belum sepenuhnya,” kata Lopetegui.

Benzema juga mendapat sambutan positif dari pelatih berusia 51 tahun itu. Benzema yang terbuang dari skuad timnas Prancis di Piala Dunia 2018 dan sering diejek fans Madrid itu dianggap sudah berada dalam kondisi terbaik. Fisik Benzema, menurut Lopetegui, sudah optimal. “Dia akan membantu kami dalam banyak hal, bukan hanya mencetak gol,” katanya. Pemanfaatan pemain lama menjadi opsi terbaik yang dilakukan Lopetegui karena keinginan mendapatkan pemain bintang di posisi penyerang belum ada titik terang.



Dia justru mendapat tambahan amunisi di bawah mistar gawang Thibaut Courtois dari Chelsea. Penjaga gawang asal Belgia itu sudah diperkenalkan, tapi belum diturunkan melawan Milan. Kehadiran Courtois membuat posisi Keylor Navas terancam. “Navas dan Courtois tidak masalah, saya melihatnya sebagai dua solusi fantastis. Kami memiliki persaingan besar untuk kiper dan itu menguntungkan bagi tim. Selalu ada masalah ketika satu pemain berkualitas tidak bermain,” kata Lopetegui di Marca.

Navas yang sudah memberikan tiga gelar Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan gelar Primera Liga pada Madrid menegaskan belum memiliki keinginan meninggalkan Los Blancos.

Sejauh ini juga belum ada kepastian siapa yang akan menjadi pilihan utama. Bahkan, Courtois mengakui, jika dia tak mendapatkan garansi bakal ditampilkan di Piala Super Eropa. “Pelatih yang akan memutuskan sekiranya bermain atau tidak. Tidak banyak waktu lagi, tetapi jika saya harus bermain, saya siap,” kata Courtois di situs resmi klub Real Madrid.
(don)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak