alexametrics

Asian Games 2018

Jateng Sumbang 58 Atlet, 70 Persen Berpotensi Raih Emas Asian Games 2018

loading...
Jateng Sumbang 58 Atlet, 70 Persen Berpotensi Raih Emas Asian Games 2018
Diskusi Prime Topic MNC Trijaya FM bertema Semangat Raih Prestasi Asian Games di Noormans Hotel Semarang, Jawa Tengah, Senin (13/8/2018). FOTO : SINDOnews/AHMAD ANTONI
A+ A-
SEMARANG - Provinsi Jawa Tengah mengirimkan 58 atlet dari berbagai cabang olah raga (cabor) untuk memperkuat kontingen Indonesia dalam ajang Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Mereka bakal bertanding di 23 cabang olahraga dari 40 cabang yang dilombakan.

Para atlet Jateng akan tampil di cabang anggar, balap sepeda, bola basket, bola tangan, bola voli, bulu tangkis, dayung, loncat indah, panjat tebing, paralayang, pencak silat, renang, sepak takraw, soft tennis, squash, tenis meja, wushu, taekwondo, atletik, panahan, dan bridge.

Ketua KONI Jateng, Subroto mengaku bangga karena Jateng mampu menyumbang atlet pada 50 persen lebih cabang olahraga yang dipertandingkan dalam pesta olahraga negara-negara Asia tersebut. Jika melihat sebaran daerah asal atlet dan pelatih yang bergabung di tim nasional, Subroto mengaku senang.

Pasalnya, para atlet itu berasal dari 20 kabupaten/kota di Jateng, yakni Kota Semarang, Surakarta, Kudus, Jepara, Kendal, Grobogan, Banyumas, Kabupaten Semarang, Blora, Boyolali, Kebumen, Demak, Kabupaten Magelang, Batang, Sukoharho, Cilacap, Kota Tegal dan Sragen.

"Ini adalah hasil kerja dari semua pelaku olahraga, dukungan pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat Jateng. Kami bangga dengan prestasi ini," ungkap, Subroto saat berbicara dalam diskusi Prime Topic MNC Trijaya FM bertema Semangat Raih Prestasi Asian Games di Noormans Hotel Semarang, Jawa Tengah, Senin (13/8/2018).

Terkait target masuk 10 besar di Asian Games, kata Subroto, hal tersebut tergantung perolehan medali emas negara-negara di atas peringkat 10. “Saat Asian Games sebelumnya, perinkat 10 ditempati Qatar dengan perolehan 10 emas. Dan Indonesia saat itu meraih 4 emas 5 perak dan 11 perunggu. Jika pada saat ini ditarget minimal 16 emas, ada 16 cabor yang berpotensi bahkan bisa lebih,” bebernya.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin mengungkapkan, puluhan atlet asal Jateng yang berlaga di Asian Games 2018 itu didominasi perwakilan pada cabor bela diri, khususnya pencak silat dan telah dinyatakan lolos seleksi oleh Kemenpora. Selain itu, Jateng juga mengirimkan perwakilan untuk sepak takraw. Menurutnya, dua cabang ini menjadi unggulan Jateng dalam setiap gelaran olahraga bertaraf internasional.

“Saya kira kita patut berbangga karena 58 atlet ini dari 400 sekian atlet yang membela kontingen Indonesia, mungkin seperdelapan lebih. Yang terbanyak memang di cabang olahraga pencak silat karena memang kita gudangnya,” ungkapnya.

Pihaknya berharap para atlet asal Jateng bisa meraih medali emas pada Asian Games 2018.. “Kami bakal mengusulkan insentif bagi mereka yang sudah berjuang habis-habisan dan itu rutin, untuk hal-hal prestasi kami berikan penghargaan, paling utama yang dapat medali, pelatih juga. Insentif akan kita usulkan pada anggaran perubahan,” janjinya.

Sementara, Ketua DPRD Jateng, Rukma Setiabudi menilai bahwa penanganan terhadap atlet di Jateng masih kurang. Sehingga membuat prestasi atlet Jateng, masih minim di tingkat international. “Oleh sebab itu perlu penanganan lebih dengan mengasah kemampuan atlet Jateng. Semangat memang luar biasa. Sangat disayangkan jika penanganannya kurang, hingga gagal berlaga di tingkat international macam Asian Games," tandas Rukma.

Dia mengatakan, pada ajang Asian Games tahun ini, Indonesia ditarget masuk 10 besar. Dan cabang olahraga yang diandalkan diantaranya panjat tebing, pencak silat, dan sebagainya. “Karena cabor tersebut dianggap mampu mendulang medali emas,” tandasnya.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak