alexametrics

Asian Games 2018

Tinju Wanita India Optimistis Bawa Pulang Medali

loading...
Tinju Wanita India Optimistis Bawa Pulang Medali
Sonia Lather yakin India bakal merebut medai di ajang Asian Games 2018 di Jakarta. / Foto: Sportskeeda
A+ A-
NEW DELHI - Petinju wanita India, Sonia Lather memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi dengan apa yang akan dia tampilkan bersama dua rekan senegaranya ketika mereka menjalani debut di Asian Games 2018 di Jakarta, Indonesia.

Keyakinan Sonia begitu tinggi, karena dia maupun rekan-rekan setimnya yang lain telah melakukan persiapan yang sangat bagus jelang berangkat ke Jakarta.

"Dalam perjalanannya, kami ke Mongolia dan Rusia baru-baru ini, kami memiliki kemungkinan ekspose terbaik terhadap sejumlah petinju papan atas dari kelompok-kelompok besar seperti Uzbekistan, Kazakhstan, China Taipei, Jepang dan Hong Kong," ungkap Lather seperti dilansir India West.



Lather menambahkan bahwa pelatih mereka, Rafeele Bergamesco sudah bekerja bersamanya untuk berbagai macam strategi guna meredam kondisi sulit yang mungkin bisa saja terjadi.

"Semua dari kami yakin dan pasti masing-masing dari kami akan membidik emas," tegas peraih perak Kejuaraan Dunia 2016 dengan nada optimistis.

Pelatih Rafeele dan pelatih asing pria, Santiago Nieva mengungkapkan jika India memiliki peluang yang sangat bagus. "Persiapan kami benar-benar bagus dan petinju benar-benar dalam bentuknya. Ini memberi kami semua kepastian bahwa kami akan kembali ke rumah dengan medali," tukas Nieva.

India sendiri mempunyai budaya medali dalam cabang olahraga tinju di Asian Games. Sejauh ini, Negeri Bollywood tersebut berhasil mengoleksi 55 medali di Asian Games sebelumnya.

Kontingen tinju India yang berkekuatan 10 orang yang didukung staf pendukung telah dilepas untuk terbang ke Jakarta oleh Boxing Federation of India pada 14 Agustus waktu setempat.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak