alexametrics

Asian Games 2018

Pelatih Bulu Tangkis China Tak Gentar Bermain di 'Kandang Iblis'

loading...
Pelatih Bulu Tangkis China Tak Gentar Bermain di Kandang Iblis
Pelatih tunggal tim bulu tangkis China, Xia Yuze menggambarkan venue cabang bulu tangkis Asian Games 2018 sebagai kandang iblis/Foto/Badmintonindonesia.org
A+ A-
JAKARTA - Pelatih tunggal tim bulu tangkis China, Xia Yuze menggambarkan venue cabang bulu tangkis Asian Games 2018 sebagai 'kandang iblis' karena ruang yang sempit dan angin yang diembuskan pendingin ruangan (air conditioning/AC) sangat kuat yang dapat mengganggu laju shuttlecock.

Cabang bulu tangkis di gelar di Istora Gelora Bung Karno di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, telah direnovasi untuk kompetisi bulu tangkis Asian Games 2018. Venue ini memiliki kapasitas lebih dari 7.100.

Namun Xia mengatakan angin dari pendingin udara akan memengaruhi semua pemain. Pebulu tangkis China pun harus membiasakan diri dengan kondisi itu, dan mereka sejatinya sudah pernah bermain di tempat yang sama selama Indonesia Open 2018, bulan lalu.

"Tempat ini adalah 'kandang iblis', dan kami telah menyebutkannya sebelumnya," kata Xia kepada South China Morning Post, Sabtu (18/8/2018). “Ini benar-benar berbeda dari venue lainnya. Venue yang sempit terasa untuk semua pemain, tetapi pasti akan berdampak pada mereka."



“Cuaca lembap dan panas di Jakarta membuat AC di tempat tersebut akan lebih besar. Tapi, kami akrab dengan Indonesia dan telah bermain di Indonesia Open setiap tahun.”

Venue yang telah diubah itu menggelar Indonesia Open untuk pertama kalinya tahun ini dengan pebulu tangkis tunggal putra China Shi Yuqi mencapai semifinal sebelum kalah dari Viktor Axelsen asal Denmark. Pebulu tangkis Jepang Kento Momota difavoritkan meraih ermas di Asian Games 2018 setelah merebut gelar di Indoneia Open 2018 tahun ini.

Sedangkan di tunggal putri, Chen Yufei mencapai final sebelum kalah dalam tiga game dari pebulu tangkis Taiwan Tai Tzu-ying Taiwan.

Tugas berat pertama China adalah perburun medali di beregu putra dan putri, yang mulai digelar  Minggu (19/8/2018). Unggulan teratas China mendapat bye di babak pertama dan kemungkinan akan menghadapi Hong Kong di perempat final pria.

Hong Kong menghadapi Mongolia di babak 16 besar dan itu akan menjadi kekecewaan besar jika mereka kalah. Sedangkan beregu putri, China, sebagai unggulan kedua, juga mendapat bye di babak pertama dan kemungkinan menghadapi Maladewa atau Nepal untuk mendapatkan tempat di semifinal.

China memboyong dua kali juara Olimpiade Lin Dan dan juara bertahan Chen Long, bersama dengan Shi.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak