Kisah Sopir Forklift Nyambi Jadi Petinju yang Bablas Juara Dunia
Minggu, 03 Maret 2024 - 12:21 WIB
loading...
Kisah Sopir Forklift Nyambi Jadi Petinju hingga Bablas Juara Dunia/The Sun
A
A
A
Kisah sopir forklift di pabrik yang nyambi menjadi petinju hingga bablas juara dunia tinju kelas menengah ringan. Petinju itu bernama Sam Eggington. Dia hanya terjun ke dunia tinju untuk mencari uang sebagai sampingan dari pekerjaannya di pabrik.
Sam Eggington akan bertarung melawan Abbas Baraou saat ia berusaha merebut gelar juara dunia kelas menengah ringan Eropa. Petinju kelahiran Birmingham ini tidak pernah takut untuk bertarung dan rekornya yang 34-8 menjadi buktinya.
Baca Juga: Sabuk Juara WBA Jermell Charlo Dilucuti, Pertama Kali Tanpa Gelar Sejak 2019
Dalam sebuah wawancara dengan The Daily Mail menjelang pertandingan melawan Abbas Baraou, ia mengungkapkan bahwa ia hanya terjun ke dunia tinju untuk mencari uang sampingan sambil bekerja di pabrik dengan mengoperasikan truk forklift. "Saya memiliki anak pada usia 17 tahun dan saya adalah seorang pengemudi forklift, dan ada rumor bahwa saya akan dibuang, masuk terakhir, keluar pertama, semacam itu,''kata Eggington.
"Dan rekan saya saat itu, Craig Cunningham, dia menjadi petinju profesional, dan saya mendengar hal ini tentang petinju. Mereka bertinju setiap minggu, mereka dibayar setiap minggu, menang, kalah atau seri. Saya seperti 'Craig, hubungi manajer Anda, saya akan melakukannya', dan saat itulah semuanya dimulai. Saya memenangkan gelar Midlands Area dan kemudian beberapa sponsor datang dan saya pikir saya mungkin bisa menjadikan ini sebagai pekerjaan saya,''paparnya
"Saat sponsor datang, saya lebih fokus pada latihan, yang memberikan saya kepercayaan diri lebih untuk mengatakan bahwa saya akan menjadi juara, bukan hanya sebagai seorang musafir. Saya juga berlatih dengan anak-anak yang bagus, dan hal itu tidak beresonansi dengan saya sampai pelatih saya mengatakan hal-hal ini. Maka sekali lagi, beberapa sponsor datang, saya memenangkan gelar Area dan semuanya berkembang dari sana."
Walau ia memulai dengan niat untuk menjadi seorang petarung yang suka berkelana, karier Eggington segera membawanya bertarung melawan mantan juara dunia dua divisi, Paulie Malignaggi dan Frankie Gavin. Ia juga memenangkan sabuk juara dunia kelas welter super IBO dua tahun lalu.
Sam Eggington akan bertarung melawan Abbas Baraou saat ia berusaha merebut gelar juara dunia kelas menengah ringan Eropa. Petinju kelahiran Birmingham ini tidak pernah takut untuk bertarung dan rekornya yang 34-8 menjadi buktinya.
Baca Juga: Sabuk Juara WBA Jermell Charlo Dilucuti, Pertama Kali Tanpa Gelar Sejak 2019
Dalam sebuah wawancara dengan The Daily Mail menjelang pertandingan melawan Abbas Baraou, ia mengungkapkan bahwa ia hanya terjun ke dunia tinju untuk mencari uang sampingan sambil bekerja di pabrik dengan mengoperasikan truk forklift. "Saya memiliki anak pada usia 17 tahun dan saya adalah seorang pengemudi forklift, dan ada rumor bahwa saya akan dibuang, masuk terakhir, keluar pertama, semacam itu,''kata Eggington.
"Dan rekan saya saat itu, Craig Cunningham, dia menjadi petinju profesional, dan saya mendengar hal ini tentang petinju. Mereka bertinju setiap minggu, mereka dibayar setiap minggu, menang, kalah atau seri. Saya seperti 'Craig, hubungi manajer Anda, saya akan melakukannya', dan saat itulah semuanya dimulai. Saya memenangkan gelar Midlands Area dan kemudian beberapa sponsor datang dan saya pikir saya mungkin bisa menjadikan ini sebagai pekerjaan saya,''paparnya
"Saat sponsor datang, saya lebih fokus pada latihan, yang memberikan saya kepercayaan diri lebih untuk mengatakan bahwa saya akan menjadi juara, bukan hanya sebagai seorang musafir. Saya juga berlatih dengan anak-anak yang bagus, dan hal itu tidak beresonansi dengan saya sampai pelatih saya mengatakan hal-hal ini. Maka sekali lagi, beberapa sponsor datang, saya memenangkan gelar Area dan semuanya berkembang dari sana."
Walau ia memulai dengan niat untuk menjadi seorang petarung yang suka berkelana, karier Eggington segera membawanya bertarung melawan mantan juara dunia dua divisi, Paulie Malignaggi dan Frankie Gavin. Ia juga memenangkan sabuk juara dunia kelas welter super IBO dua tahun lalu.
Lihat Juga :