Kekhawatiran Yamaha di Sirkuit Red Bull Ring
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Direktur tim Monster Energy Yamaha Massimo Meregalli justru pesimistis para pembalapnya bisa tampil moncer di GP Austria nanti. Menurutnya, Sirkuit Red Bull Ring yang bakal jadi arena balap bukanlah trek yang cocok untuk motor YZR-M1. Ucapannya itu dilontarkan semata-mata bukan tanpa alasan dengan melihat pembalap tim pabrikan Yamaha selalu gagal menembus podium dalam empat tahun belakangan.
“Kami telah meninggalkan akhir pekan di Brno dan langsung menuju ke Austria. Tim selalu menyukai Spielberg, karena ini adalah tempat yang bagus, tetapi sudah menjadi tradisi ini bukanlah sirkuit yang mudah bagi kami. Tata letak trek terutama difokuskan pada kecepatan tertinggi, yang mana hal tersebut bukan merupakan kekuatan utama kami,” ungkap Meregalli. (Lihat videonya: Hujan Disertai Angin Kencang Terjadi di Cimahi)
Nah yang pasti, Meregalli sendiri berharap jika para pembalapnya bisa menunjukkan performa maksimal di akhir pekan nanti. Setidaknya, mereka harus bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraup poin sebanyak-banyaknya, khususnya Vinales yang sedang bersaing dengan Quartararo di posisi atas klasemen sementara pembalap MotoGP 2020. (Raikhul Amar)
“Kami telah meninggalkan akhir pekan di Brno dan langsung menuju ke Austria. Tim selalu menyukai Spielberg, karena ini adalah tempat yang bagus, tetapi sudah menjadi tradisi ini bukanlah sirkuit yang mudah bagi kami. Tata letak trek terutama difokuskan pada kecepatan tertinggi, yang mana hal tersebut bukan merupakan kekuatan utama kami,” ungkap Meregalli. (Lihat videonya: Hujan Disertai Angin Kencang Terjadi di Cimahi)
Nah yang pasti, Meregalli sendiri berharap jika para pembalapnya bisa menunjukkan performa maksimal di akhir pekan nanti. Setidaknya, mereka harus bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraup poin sebanyak-banyaknya, khususnya Vinales yang sedang bersaing dengan Quartararo di posisi atas klasemen sementara pembalap MotoGP 2020. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :