alexametrics

Tinju Kelas Berat

Robohkan Povetkin, Joshua Pertahankan Gelar

loading...
Robohkan Povetkin, Joshua Pertahankan Gelar
Petinju Inggris Anthony Joshua menunjukkan penampilan terbaiknya saat menghentikan perlawanan petinju Rusia Alexander Povetkin dalam perburuan gelar kelas berat/Foto-foto/Reuters
A+ A-
LONDON - Petinju Inggris Anthony Joshua menunjukkan penampilan terbaiknya saat menghentikan perlawanan petinju Rusia Alexander Povetkin dalam perburuan gelar kelas berat WBA, IBF, WBO, dan IBO di Stadion Wembley, Sabtu (22/9/2018) waktu lokal atau Minggu (23/9/2018 dini hari WIB.

Joshua hanya butuh tujuh ronde untuk menyudahi aksi Povetkin, 39 tahun, yang kalah  technical knockout (TKO) di depan sekitar 80.000 fans. Kini, Joshua mencatat 22 pertarungan tak terkalahkan dalam karier profesionalnya.

Joshua, kembali ke arena setelah meng-KO petinju Ukraina Wladimir Klitschko pada bulan April 2017, yang menjadikannya sebagai juara unifikasi kelas berat. Dia mendapat sambutan luar biasa dari penonton yang hampir memenuhi Wembley.

Kedua petinju pernah memenangkan medali emas Olimpiade, tetapi itu adalah energi masa muda Joshua yang berusia 28 tahun yang terbukti sangat menentukan ketika Povetkin terlihat lelah di tengah-tengah pertandingan.
Robohkan Povetkin, Joshua Pertahankan Gelar
Joshua mulai mendikte lawan dengan gerakannya dari ronde keempat dan mendaratkan hook kanannya setelah menemukan irama permainannya. Povetkin, penantang wajib WBA, akhir mencium kanvas di ronde ketujuh ketika pukulan Joshua mendarat di rahangnya.

Povetkin sempat berdiri, tapi tidak lama begitu pukulan Joshua kembali mendarat di tubuhnya, wasit Steve Gray melerai d saat ronde tujuh berjalan satu menit dan 59 detik dan memberikan Joshua memenangi pertarungan ke-21-nya dengan knockout.

"Povetkin adalah penantang yang sangat tangguh, saya telah membuktikan bahwa malam ini dengan hook kiri yang bagus dan counter punches," kata Joshua.

"Saya datang ke sini untuk bersenang-senang, dan saya memberikan yang terbaik, saya tahu, dia kuat di kepala, tapi lemah di badannya. Saya hanya mencampurkan pukulan," imbuh Joshua.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak