alexametrics

Hamilton, Mercedes Sukses karena Mesin

loading...
Hamilton, Mercedes Sukses karena Mesin
Hamilton, Mercedes Sukses karena Mesin
A+ A-
TOKYO - Tim Mercedes AMG Petronas hingga balapan seri ke-17 GP Jepang di Suzuka International Racing Course pada Minggu (7/10), memuncaki klasemen sementara Formula One (F1) 2018.

Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton memimpin dengan meriah 331 poin, mengungguli Sebastian Vettel di posisi kedua dengan 264 poin, dan Valeri Bottas tempat ketiga dengan 207 poin.



Menanggapi hasil positif tersebut, pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengatakan, performa mobil Tim Mercedes yang stabil dan mantap musim ini menjadi kunci suksesnya. Dia mengaku puas dengan apa yang sudah dikerjakan seluruh orang di Tim Mercedes.

“Saya merasa sangat bangga dengan performa kami. Kami tetap berpegang pada rencana dan terus tampil dengan kekuatan dan kecepatan yang kami miliki baru-baru ini. Saya berkata kepada para teknisi; mudah-mudahan kalian merasa telah tampil dalam level terbaik kalian,” tutur Hamilton dilansir Motorsport.

Dia menambahkan, meski puas dengan performa mesin Mercedes, tapi tidak berarti timnya cepat puas. “Kami terus sibuk dengan sesi debrief, mengerjakan tugas selanjutnya, bersiap diri di markas pergi lagi ke balapan berikutnya,” ujar pembalap Inggris ini.

Sementara itu, persaingan antara Lewis Hamilton dan Sebastian Vettel pada paruh pertama musim F1 2018 perlahan memudar. Sebab Vettel sering melakukan kesalahan pada paruh kedua hingga selisih poinnya melebar menjadi 67 angka.

Hamilton dan Vettel sempat gantian mengisi posisi puncak di klasemen pembalap F1 sepanjang paruh pertama hing ga seri Hungaria 2018. Namun, perolehan poin pembalap Jerman itu menurun sehingga Hamilton bisa merentang jarak. Sebastian

Vettel dan timnya Scuderia Ferrari disebut sering melakukan kesalahan elementer mulai dari strategi hingga manuver sembrono saat balapan. Tak pelak, juara dunia F1 empat kali itu menjadi sasaran tembak insan media.

Hamilton lantas membela koleganya tersebut. “Saya merasa media harus menunjukkan sedikit rasa hormat untuk Sebastian. Anda benar-benar tidak bisa membayangkan betapa beratnya yang kami alami di level seperti ini, untuk mempertahankan performa kami pada level teratas,” ujar Hamilton.

“Manusia tidak lepas dari kesalahan, tetapi bagaimana cara kami bangkitlah yang lebih penting,” kata Hamilton. Media kembali menyerang Sebastian Vettel karena dianggap ceroboh saat menyalip Max Verstappen di tikungan spoon pada F1 GP Jepang 2018.
(don)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak