alexametrics

Final WTA 2018

Naomi Osaka Harap-Harap Cemas Menatap Semifinal

loading...
Naomi Osaka Harap-Harap Cemas Menatap Semifinal
Petenis asal Jepang Naomi Osaka harap-harap cemas menanti nasib di Final WTA 2018/Foto/Reuters
A+ A-
KALLANG - Petenis asal Jepang Naomi Osaka harap-harap cemas menanti nasib di Final WTA 2018. Petenis peringkat 4 dunia di ambang tereliminasi dari Grup merah setelah menelan dua kekalahan.

Kemenangan Sloane Stephens atas Kiki Bertens, juga membuat posisi Naomi Osaka dalam situasi sulit. Tampil di Singapore Indoor Stadium, Rabu (24/10/2018) Osaka harus mengakui keunggulan Angelique Kerber yang bermain menekan. Juara Wimbledon tersebut membungkam Osaka tiga set 6-4, 5-7, 6-4 dalam waktu 2 jam 30 menit.

“Saya merasa pertandingan ini semacam kelanjutan dari pertandingan terakhir saya. Saya tidak bermain dengan baik,” ujar petenis berdarah Jepang-Haiti tersebut dilansir Reuters.



Saat laga Kerber versus Osaka berlangsung, petenis berusia 21 tahun beberapa kali memperlihatkan ekspresi kekecewaannya. Osaka juga mengaku sedih dengan penampilannya yang dirasa tidak maksimal.

“Saya bermain melawan pemain terbaik di dunia, jadi saya merasa seperti ingin berada dalam performa terbaik, tetapi saya tidak benar-benar ada di sana. Jadi agak sedikit menyedihkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, petenis berusia 21 tahun tersebut juga harus menelan pil pahit usai kekalahannya dari Sloanne Stephen, Senin (22/10/2018) waktu setempat. Petenis asal Amerika tersebut sukses mengakhiri laga dalam tiga set 7-5, 4-6, 6-1.

Meski begitu, masih ada harapan bagi Naomi untuk mengamankan tiket lolos ke semifinal. Di laga putaran akhir WTA Finals Singapura 2018 Jumat (25/10), dirinya harus menghadapi petenis unggulan kedelapan, Kiki Bertens. Petenis asuhan Sascha Bajin itu pun berjanji akan berjuang mati-matian

"Ini adalah turnamen terakhir tahun ini, jadi tentu saja saya akan memainkan pertandingan saya," tutup Naomi.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak