alexametrics

Zverev Ingin Menutup Tahun dengan Meraih Gelar di Paris Masters

loading...
Zverev Ingin Menutup Tahun dengan Meraih Gelar di Paris Masters
Zverev Ingin Menutup Tahun dengan Meraih Gelar di Paris Masters
A+ A-
PARIS - Alexander Zverev ingin menutup tahun ini dengan catatan terbaik. Untuk itu, petenis asal Jerman tersebut akan tampil agresif saat menjalani laga pertama Paris Masters 2018 menghadapi Frances Tiafoe di Palais Omnisports de Paris-Bercy, malam ini.

Tahun ini memang sangat berat bagi Zverev. Pasalnya, dia berada dalam kondisi kurang bagus pada beberapa bulan terakhir. Apalagi petenis berusia 21 tahun itu baru saja tampil mengecewakan saat bermain di Swiss Open, akhir pekan lalu, ketika kandas oleh petenis berperingkat 60 dunia Marius Copil di semifinal.

Sepanjang tahun ini Zverev menjadi petenis yang meraih kemenangan terbanyak dengan 52 kemenangan. Dia unggul dari Juan Martin del Potro dengan 47 kemenangan dan Rafael Nadal dengan 45 kemenangan. Bahkan, dia juga berhasil meraih tiga gelar juara di Bavarian Champhionship, Madrid Open, dan Washington Open.

“Jelas ini luar biasa memiliki kemenangan paling banyak dalam tur (ATP), tetapi musim belum berakhir di sini. Saya senang bisa kembali ke Eropa, saya senang bisa kembali ke turnamen di Eropa dan di dalam ruangan,” kata Zverev dilansir tennis.com.

Meski begitu, dia kerap mengalami kesulitan jika bermain di turnamen besar, khususnya pada ajang grand slam. Dari empat grand slam yang diikutinya tahun ini, capaian terbaiknya hanya sampai perempat final di Prancis Terbuka. Bahkan, itu menjadi prestasi tertingginya selama terjun sebagai petenis profesional pada 2013 lalu.

Meski memiliki catatan buruk di turnamen besar, Zverev tetap yakin kemampuannya masih bisa diandalkan untuk mendulang hasil terbaik di Paris. Pasalnya, ini akan menjadi modal kepercayaan dirinya pada musim 2019.

“Jelas, saya selalu ingin pergi sejauh mungkin di setiap turnamen penting. Tetapi, tahun ini telah berjalan dengan baik. Saya sangat senang dengan tur saya di lapangan tanah liat, tetapi musim belum berakhir, saya punya banyak harapan dan motivasi di turnamen terakhir ini,” ungkapnya.

Zverev yang mendapatkan byemelaju ke babak kedua akan menghadapi Tiafoe yang mengalahkan wakil asal Prancis Nicolas Mahut 7-6, 6-2. Namun, unggulan keempat ini harus waspada dengan lawannya dari Amerika Serikat tersebut. Meski menang dari catatan rekor head to head 2-1, pertemuan terakhir dia kalah oleh Tiafoe 6-4, 3-6, 4-6 di Cincinnati Masters 2017.

Oleh karena itu, Zverev harus bermain baik di laga nanti. Apalagi Mahut mengatakan Tiafoe memiliki fisik sangat bagus dan pukulan yang baik. “Dia (Tiafoe) bermain bagus, dia melayani permainan dengan sangat baik. Tidak hanya set pertama, tapi juga yang kedua. Saya mengalami kesulitan menyerangnya,” kata Mahut.
(don)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak