Lintang Flores, Event Bersepeda 1.000km Jelajahi Keindahan Pulau Flores Sukses Digelar
Minggu, 31 Maret 2024 - 19:09 WIB
loading...
Lintang Flores, event bersepeda dengan menempuh rute sepanjang 1.000 km dari Labuan Bajo menuju Maumere, dan kembali ke Labuan Bajo sukses diselenggarakan pada 25-29 Maret 2024 / Foto: Dok Penyelenggara Lintang Flores
A
A
A
Lintang Flores, event bersepeda dengan menempuh rute sepanjang 1.000 km dari Labuan Bajo menuju Maumere, dan kembali ke Labuan Bajo sukses diselenggarakan pada 25-29 Maret 2024. Ini merupakan event kedua yang disponsori Ta’aktana Resort & Spa dengan tujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata olahraga di Pulau Flores. Sebelumnya, Ta’aktana Resort & Spa sukses menyelenggarakan Labuan Bajo Swim & Run pada 2022 yang diikuti atlet-atlet pemegang rekor nasional cabang renang dan triathlon seperti Fadlan, Kania Atmaja, dan Inge Prasetyo.
Pada edisi perdana event bersepeda ini, para peserta baik yang memilih bersepeda solo maupun berpasangan, diuji ketangguhan fisik dan mentalnya ketika dihadapkan pada jalan berkelok-kelok sejauh 1.000 km dengan permukaan aspal, kerikil, hingga pasir, tanjakan dengan elevasi total 19.000 mdpl.
Peserta juga harus bertahan dari teriknya matahari silih berganti dengan hujan sepanjang perjalana, untuk mencapai garis finis dalam batas waktu 100 jam. Boru Mccullagh, pesepeda ultra asal Inggris yang berhasil mencetak sejarah sebagai finisher pertama Lintang Flores dengan total waktu perjalanan 70 jam, menyampaikan bahwa ia sangat terpesona dengan keindahan medan pegununungan serta keramahan masyarakat Flores yang Ia temui sepanjang perjalanan.
Baca Juga: Saksikan Aksinya Ana/Tiwi di Spain Masters 2024, Live Eksklusif di iNews
"Sepanjang hari saya mendengar sapaan dan melihat senyuman dari warga yang saya temui, banyak orang asing menemani saya bahkan di tengah hujan dan di malam hari, beberapa pemotor maupun pengemudi truk bahkan memberikan pencahayaan tambahan selama berjam-jam untuk memastikan saya bisa berkendara dengan aman," ujarnya.
Pada edisi perdana event bersepeda ini, para peserta baik yang memilih bersepeda solo maupun berpasangan, diuji ketangguhan fisik dan mentalnya ketika dihadapkan pada jalan berkelok-kelok sejauh 1.000 km dengan permukaan aspal, kerikil, hingga pasir, tanjakan dengan elevasi total 19.000 mdpl.
Peserta juga harus bertahan dari teriknya matahari silih berganti dengan hujan sepanjang perjalana, untuk mencapai garis finis dalam batas waktu 100 jam. Boru Mccullagh, pesepeda ultra asal Inggris yang berhasil mencetak sejarah sebagai finisher pertama Lintang Flores dengan total waktu perjalanan 70 jam, menyampaikan bahwa ia sangat terpesona dengan keindahan medan pegununungan serta keramahan masyarakat Flores yang Ia temui sepanjang perjalanan.
Baca Juga: Saksikan Aksinya Ana/Tiwi di Spain Masters 2024, Live Eksklusif di iNews
"Sepanjang hari saya mendengar sapaan dan melihat senyuman dari warga yang saya temui, banyak orang asing menemani saya bahkan di tengah hujan dan di malam hari, beberapa pemotor maupun pengemudi truk bahkan memberikan pencahayaan tambahan selama berjam-jam untuk memastikan saya bisa berkendara dengan aman," ujarnya.
Lihat Juga :