alexametrics

China Terbuka 2018

Pasangan dengan Debby, Rinov Sempat Terbebani

loading...
Pasangan dengan Debby, Rinov Sempat Terbebani
Setelah memenangkan pertandingan pertama, Rinov justru mengakui jika dirinya merasa terbebani saat bertanding dengan pemain yang lebih senior / Badmintonindonesia
A+ A-
FUZHOU - Debut Rinov Rivaldy/Debby Susanto di turnamen China Terbuka 2018 berjalan mulus. Pada pertandingan pembuka melawan Ronan Labar/Audrey Mittleheisser, pasangan ganda campuran Indonesia yang baru diduetkan ini menang dengan dua game langsung 21-9, 21-17.

Secara kasat mata, penampilan Rinov/Debby terlihat tidak mengalami kendala meski baru dipasangkan. Namun setelah memenangkan pertandingan pertama, Rinov justru mengakui jika dirinya merasa terbebani saat bertanding dengan pemain yang lebih senior darinya tersebut, apalagi di level turnamen yang cukup tinggi di super 750.

Biasanya Rinov berpasangan dengan Pitha Haningtyas Mentari, mereka merupakan Juara Dunia Junior 2017. "Saya coba nikmati saja, beban pasti ada. Semoga bisa menambah pengalaman saya, bisa dibimbing sama cik Debby. Tadi di lapangan saya belajar harus lebih konsentrasi lagi, jangan sampai lengah," kata Rinov dikutip Badmintonindonesia, Rabu (7/11/2018).



Di babak kedua, Rinov/Debby akan bertemu dengan unggulan kedua, Wang Yilyu/Huang Dongping dari China. Saat berpasangan dengan Praveen Jordan dan Ricky Karanda Suwardi, Debby sudah beberapa kali bertemu dengan Wang/Huang, ia sudah mengetahui bagaimana permainan pasangan rangking dua dunia tersebut.

"Kalau saya sudah pernah bertemu Wang/Huang walau dengan partner berbeda. Saya mencoba menikmati pertandingan ini, yang lebih penting untuk Rinov karena prospeknya masih untuk jangka panjang. Saya hanya berusaha membawa dia merasakan bagaimana main di level ini. Kalau main level ini harus lebih konsentrasi, lawannya pasti tidak mudah dimatikan," jelas Debby.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak