alexametrics

Tony Bellew Resmi Pensiun Usai Dirobohkan Usyk

loading...
Tony Bellew Resmi Pensiun Usai Dirobohkan Usyk
Petinju Ukraina, Oleksandr Usyk, mempertahankan gelar juara dunia kelas penjelajah usai merobohkan Tony Bellew pada ronde ke delapan di Manchester Arena. Reuters/Carl Recine
A+ A-
MANCHESTER - Petinju Ukraina, Oleksandr Usyk, mempertahankan gelar juara dunia kelas penjelajah usai merobohkan Tony Bellew. Menyusul hasil tersebut, Bellew memutuskan pensiun dari dunia tinju.

Tampil di Manchester Arena, Minggu (11/11/2018) pagi waktu Indonesia, Bellew sesumbar mampu merampas sabuk juara dunia IBF, WBO, WBA, dan WBC dari tangan Usyk. Alih-alih tampil trengginas, Bellew justru menerima banyak pukulan.

Usyk yang merebut medali emas kelas berat di Olimpiade 2012 itu terus melayangkan pukulan hingga Bellew berkali-kali terjatuh. Puncaknya, di ronde ke-8 Usyk menghantam bagian kanan kepala Bellew hingga tersungkur.

Wasit asal Inggris, Terry O'Connor, melangkah masuk untuk menghentikan pertarungan. Setelah melihat kondisi Bellew, dia memutuskan Usyk keluar sebagai pemenang dengan rekor 16-0-0.

Setelah pertarungan, kedua petinju berpelukan. Bellew mengaku tidak ingat secara persis bagaimana dia bisa tersungkur usai menerima pukulan Usyk.

"Saya telah mencoba yang terbaik, tetapi dia (Usyk) mengalahkan saya dengan jujur dan adil. Saya tidak punya alasan (untuk menolak hasil pertarungan," kata Bellew, dikutip Reuters.

Bellew juga menegaskan dirinya benar-benar pensiun setelah pertarungan tersebut. Kekalahan tidak membuatnya penasaran untuk mengajukan rematch.

"Saya tidak ingat bagaimana saya terjatuh. Pastikan Anda bertepuk tangan karena dia (Usyk) adalah petarung yang tangguh. Dia lebih baik dari saya," Bellew.

Dengan hasil itu, Usyk menjadi petinju pertama yang mengawinkan sabuk IBF, WBO, WBA, dan WBC secara bersamaan. Dia ingin naik ke kelas berat dan menantang juara bertahan Inggris Anthony Joshua.
(bbk)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak