Kepedulian Sosial Jonatan Christie Berawal dari Coach Hendri Saputra
Minggu, 07 April 2024 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Jonatan juga banyak melakukan aksi dermawan selama berkarier menjadi pebulu tangkis. Ia pernah mengadakan lelang apparel miliknya, Satoe Noesa yang keuntungannya 100 persen disumbangkan kepada para tenaga medis saat pandemi Covid-19.
Jonatan juga turut menyumbangkan bantuan ketika beberapa wilayah Indonesia dilanda bencana. Selain Lombok, ada banjir bandang di Jayapura, Papua, lalu tsunami di Palu, Sulawesi Tengah yang diantaranya juga membangun ruang kelas darurat, dan membangun sekolah di Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Sifat dermawan Jonatan tidak lepas dari peran pelatih lamanya dan di klub yakni Hendri Saputra. Berkat didikan Hendri, pemain berusia 26 tahun itu tidak hanya dilatih bulu tangkis, tetapi juga diajarkan untuk memberikan berkat kepada orang yang membutuhkan.
“Dulu awalnya dari coach Hendri, dia yang secara enggak langsung membuat pemikiran seperti itu. Dia selalu bilang ketika kita dikasih berkat, sudah seharusnya kita memberikan berkat juga kepada orang-orang yang memang butuh,” kata Jonatan dalam wawancara eksklusif bersama MNC Portal Indonesia.
Tak pernah ada rasa penyesalan, Jonatan ternyata menjalani hal itu dengan penuh sukacita. Bahkan juara All England 2024 itu tidak ingin berhenti membantu ketika melihat orang-orang yang mendapat uluran tangannya tersebut merasa senang dan bersyukur.
“Nah, lama kelamaan saya ngejalanin, terus ketika ngejalanin ngeliat orang yang saya bantu merasa happy, kayak timbul oh seneng ya, oh happy ya bisa ngebantu,” tutur pemain yang akrab disapa Jojo itu.
“Ngeliat mereka senyum, ngeliat mereka bersyukur, ngeliat mereka dalam tanda kutip apa yang didoakan mereka terkabul. Jadi kayak happy aja bisa ngebantu,” sambung pemain jebolan klub Tangkas tersebut.
Jonatan juga turut menyumbangkan bantuan ketika beberapa wilayah Indonesia dilanda bencana. Selain Lombok, ada banjir bandang di Jayapura, Papua, lalu tsunami di Palu, Sulawesi Tengah yang diantaranya juga membangun ruang kelas darurat, dan membangun sekolah di Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Selalu Bahagia saat Membantu
Sifat dermawan Jonatan tidak lepas dari peran pelatih lamanya dan di klub yakni Hendri Saputra. Berkat didikan Hendri, pemain berusia 26 tahun itu tidak hanya dilatih bulu tangkis, tetapi juga diajarkan untuk memberikan berkat kepada orang yang membutuhkan.
“Dulu awalnya dari coach Hendri, dia yang secara enggak langsung membuat pemikiran seperti itu. Dia selalu bilang ketika kita dikasih berkat, sudah seharusnya kita memberikan berkat juga kepada orang-orang yang memang butuh,” kata Jonatan dalam wawancara eksklusif bersama MNC Portal Indonesia.
Tak pernah ada rasa penyesalan, Jonatan ternyata menjalani hal itu dengan penuh sukacita. Bahkan juara All England 2024 itu tidak ingin berhenti membantu ketika melihat orang-orang yang mendapat uluran tangannya tersebut merasa senang dan bersyukur.
“Nah, lama kelamaan saya ngejalanin, terus ketika ngejalanin ngeliat orang yang saya bantu merasa happy, kayak timbul oh seneng ya, oh happy ya bisa ngebantu,” tutur pemain yang akrab disapa Jojo itu.
“Ngeliat mereka senyum, ngeliat mereka bersyukur, ngeliat mereka dalam tanda kutip apa yang didoakan mereka terkabul. Jadi kayak happy aja bisa ngebantu,” sambung pemain jebolan klub Tangkas tersebut.
Lihat Juga :