Terungkap Masalah Bagnaia Gagal Naik Podium MotoGP Amerika Serikat 2024
Selasa, 16 April 2024 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
“Lalu saya mendapat getaran kuat di sisi kiri, saya kemudian menghancurkan ban di sisi kanan, juga sangat sulit untuk melakukan tikungan ke kanan. Itu sangat sulit, saya mencoba mengatur segalanya. Saya hanya bertahan sejak sekitar lap ketujuh dan seterusnya,” tambahnya.
Dengan hasil tersebut, Pecco turun ke peringkat lima klasemen sementara MotoGP 2024 dengan koleksi 50 poin. Dia terpaut 30 angka dari sang pemuncak klasemen, Jorge Martin.
Pembalap berusia 27 tahun itu pun menilai situasinya saat ini seperti saat dirinya menjalani paruh pertama musim MotoGP 2022. Kala itu, dia kesulitan untuk menang hingga tertinggal 91 poin dari sang juara bertahan, Fabio Quartararo.
Namun, pada akhirnya Pecco mampu bangkit di paruh kedua musim dan merebut gelar juara MotoGP 2022, yang merupakan titel pertama dalam kariernya di kelas utama. Dia pun percaya penuh pada timnya untuk tetap tenang dan bisa mengembalikan keadaan seperti dua tahun lalu di musim ini.
“Kami harus memahami situasinya dan kemudian menyelesaikannya. Bagi saya situasinya mirip dengan tahun 2022, di mana saya juga harus bertahan dan bermain lebih bertahan di awal tahun. Tapi saya sangat percaya pada tim saya bahwa kami bisa mengendalikannya lagi dengan ketenangan yang diperlukan, kami akan berjuang untuk menjadi yang teratas lagi,” pungkas rider kelahiran Turin itu.
Dengan hasil tersebut, Pecco turun ke peringkat lima klasemen sementara MotoGP 2024 dengan koleksi 50 poin. Dia terpaut 30 angka dari sang pemuncak klasemen, Jorge Martin.
Pembalap berusia 27 tahun itu pun menilai situasinya saat ini seperti saat dirinya menjalani paruh pertama musim MotoGP 2022. Kala itu, dia kesulitan untuk menang hingga tertinggal 91 poin dari sang juara bertahan, Fabio Quartararo.
Namun, pada akhirnya Pecco mampu bangkit di paruh kedua musim dan merebut gelar juara MotoGP 2022, yang merupakan titel pertama dalam kariernya di kelas utama. Dia pun percaya penuh pada timnya untuk tetap tenang dan bisa mengembalikan keadaan seperti dua tahun lalu di musim ini.
“Kami harus memahami situasinya dan kemudian menyelesaikannya. Bagi saya situasinya mirip dengan tahun 2022, di mana saya juga harus bertahan dan bermain lebih bertahan di awal tahun. Tapi saya sangat percaya pada tim saya bahwa kami bisa mengendalikannya lagi dengan ketenangan yang diperlukan, kami akan berjuang untuk menjadi yang teratas lagi,” pungkas rider kelahiran Turin itu.
(sto)
Lihat Juga :