Xabi Alonso, Tekanan, dan Gelar Bundesliga Bersejarah Bayer Leverkusen
Selasa, 16 April 2024 - 23:04 WIB
loading...
A
A
A
Alonso pun mengaku sangat senang bisa membawa Leverkusen juara Liga Jerman untuk kali pertama dalam sejarah. Menurutnya, semua orang yang mendukung timnya pantas untuk merayakan momen ini.
“Selalu istimewa ketika ini adalah pertama kalinya juara Bundesliga (Liga Jerman), itu mungkin gelar yang paling sulit. Dan saya sangat senang menikmatinya bersama para pemain, dengan para penggemar, dengan klub dan begitu banyak orang yang pantas untuk benar-benar menikmati momen itu,” kata Alonso dilansir dari Goal International, Senin (15/4/2024).
Lebih lanjut, Alonso mengungkapkan bagaimana caranya mengatasi segala tekanan yang ada sepanjang perjalanannya membawa Granit Xhaka dan kolega juara Liga Jerman 2023/2024, yang merupakan musim penuh pertamanya bersama mereka. Menurutnya, hal itu bisa dilakukannya karena tak terlalu terbebani oleh sejarah klub karena dia belum lama berada di sana.
"(Soal) Mentalitas kalah di pertandingan-pertandingan penting? Karena saya tidak berada di sini terlalu lama, itu tidak begitu dalam di pembuluh darah saya, jadi mungkin (tekanan) saya lebih ringan. Beban sejarah tidak terlalu berat di dalam diri saya. Jadi saya mendengarnya, tapi saya berkata, oke, mari kita lihat apa yang terjadi,” ujar mantan pemain Munich dan Liverpool itu.
“Dan saya merasa bahwa tahun ini kami memulai dari awal, mengambil banyak keputusan yang tepat. Kami sudah mengetahui sejak awal musim bahwa ini bisa menjadi musim yang bagus, bahwa kami memiliki tim yang bagus untuk memainkan musim yang bagus,” imbuhnya.
“Selalu istimewa ketika ini adalah pertama kalinya juara Bundesliga (Liga Jerman), itu mungkin gelar yang paling sulit. Dan saya sangat senang menikmatinya bersama para pemain, dengan para penggemar, dengan klub dan begitu banyak orang yang pantas untuk benar-benar menikmati momen itu,” kata Alonso dilansir dari Goal International, Senin (15/4/2024).
Lebih lanjut, Alonso mengungkapkan bagaimana caranya mengatasi segala tekanan yang ada sepanjang perjalanannya membawa Granit Xhaka dan kolega juara Liga Jerman 2023/2024, yang merupakan musim penuh pertamanya bersama mereka. Menurutnya, hal itu bisa dilakukannya karena tak terlalu terbebani oleh sejarah klub karena dia belum lama berada di sana.
"(Soal) Mentalitas kalah di pertandingan-pertandingan penting? Karena saya tidak berada di sini terlalu lama, itu tidak begitu dalam di pembuluh darah saya, jadi mungkin (tekanan) saya lebih ringan. Beban sejarah tidak terlalu berat di dalam diri saya. Jadi saya mendengarnya, tapi saya berkata, oke, mari kita lihat apa yang terjadi,” ujar mantan pemain Munich dan Liverpool itu.
“Dan saya merasa bahwa tahun ini kami memulai dari awal, mengambil banyak keputusan yang tepat. Kami sudah mengetahui sejak awal musim bahwa ini bisa menjadi musim yang bagus, bahwa kami memiliki tim yang bagus untuk memainkan musim yang bagus,” imbuhnya.
Lihat Juga :